in

Dilantik Jadi Pj. Ketua PKK, Indira Agung Prabowo Akan Lanjutkan Penanganan Stunting

Pelantikan Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung, Indira Prasmini Agung Prabowo. (Foto : temanggungkab.go.id)

 

HALO TEMANGGUNG – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung, Indira Prasmini Agung Prabowo, menyatakan akan melanjutkan upaya-upaya penanganan stunting, yang sudah dilaksanakan pendahulunya, Eni Maulani Saragih Al Khadziq.

Hal itu disampaikan Indira Prasmini Agung Prabowo, setelah dilantik menjadi Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung, menggantikan Eni Maulani Saragih Al Khadziq, yang telah habis masa jabatannya.

Pelantikan Indira dilaksanakan oleh Pj Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Shinta Nana Sudjana.

Acara itu bersamaan dengan dilantiknya Hary Agung Prabowo, sebagai Pj Bupati Temanggung, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Minggu (24/9/2023).

Sementara itu, Indira Agung Prabowo mengatakan, akan melanjutkan program yang telah dirintis oleh para pendahulunya.

Dia menyatakan akan bersinergi dengan berbagai elemen, guna menangani berbagai persoalan di Kabupaten Temanggung, utamanya terkait penanganan stunting, program Jo Kawin Bocah, dan lain-lain.

“Saya mengucapkan rasa syukur kepada Allah Swt yang telah mempercayakan amanah ini kepada saya. InsyaAllah apa yang sudah dilakukan Tim Penggerak PKK yang lalu akan saya lanjutkan. Sekarang ini, bagaimana cara kita untuk menekan angka stunting yang tinggi,” kata dia, seperti dirilis temanggungkab.go.id.

Gerakan itu, kata Indira, bisa dimulai dengan pencegahan pernikahan anak. Dengan mencegah pernilahan anak, bisa pula mengurangi atau menekan angka stunting.

“Harapan saya, ingin membuat yang lebih baik lagi, minimal harus bisa mempertahankan apa yang sudah ada. Tentunya harapan itu ada untuk maju lebih baik lagi untuk seluruh masyarakat dan anggota PKK Kabupaten Temanggung,” tandasnya.

Pj Gubernur Jawa Tengah Komjen Nana Sudjana, meminta para Ketua TP PKK untuk lebih bergerak aktif turun ke masyarakat, bersama dengan pemerintah, guna menanggulani persoalan yang ada, seperti masalah perkawinan anak.

“Khusus kepada Pj Penggerak PKK, saya minta untuk lebih aktif bergerilya turun ke masyarakat, dalam rangka kampanye hidup sehat. Pupuk kreativitas ibu-ibu, sehingga menjadi usaha produk, mencegah perkawinan bocah, sebab selama ini masih terjadi kawin di bawah umur, sehingga menjadi masalah ketika anak itu dinikahkan,” kata dia.

Pj Ketua PKK Kabupaten juga diminta mengajak para perempuan dan ibu rumah tangga, agar mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK.

“Ajak masyarakat, khususnya ibu-ibu mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK untuk kesejahteraan keluarga. Mari memajukan daerah dan Provinsi Jawa Tengah,” katanya. (HS-08)

Ikuti Kejuaraan Piala Dansat Bravo 90 Kopasgat TNI AU di Bogor, Batang Berangkatkan 6 Karateka

Reuni dan Temu Akbar, Ikaga Purbalingga Gelar Donor Darah