HALO KENDAL – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kendal mendesak kepada lembaga atau pihak terkait untuk audit proyek pembangunan Pasar Weleri yang diduga terjadi penyelewengan anggaran pembangunan.
Hal itu disampaikan Naufal Abdul Afif, perwakilan dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kendal kepada awak media saat melaksanakan aksi di depan Kantor Bupati Kendal, Senin (12/8/2024).
“Kami mengirimkan surat kepada KPK, BPK, Ombudsman dan Polda Jateng untuk melakukan investigasi dan audit terhadap (proyek pembangunan-red) Pasar Weleri ini. Karena menyangkut PT Chimarder 777 yang diduga sudah tersandung kasus korupsi di Semarang. Maka kami juga menuntut adanya pemeriksaan di Kendal yang diduga ada potensi,” ujarnya.
Hal yang sama disampaikan Ketua advokasi Pedagang Pasar Weleri, Abdul Wahid yang ikut aksi demonstrasi. Menurutnya informasi adanya penyelewengan didapat saat audiensi bersama Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Kendal beberapa waktu lalu.
“Dari audiensi tersebut disampaikan, telah ditemukan adanya kejanggalan. Hanya saja, dana tersebut sudah dikembalikan,” ujarnya.
Menurut Abdul Wahid, dugaan penyelewengan dana pembangunan Pasar Weleri Kendal semakin kuat lantaran lelang vendor dimenangkan oleh PT Chimarder 777.
“Padahal, PT tersebut diperiksa KPK, diduga terlibat kasus korupsi di lingkungan Pemkot Semarang. Itu yang memperkuat dugaan-dugaan penyelewengan yang lainnya,” imbuhnya.(HS)