in

Dibangun Megah dengan Dana Rp9,3 Miliar, Gedung Layanan Perpusda Kendal Segera Beroperasi

Salah satu sudut ruang baca Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kendal yang nyaman untuk pengunjung
HALO KENDAL – Digadang-gadang sebagai perpustakaan daerah termegah di Jawa Tengah, Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal yang terletak di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, segera dioperasikan.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Kendal, Muhammad Yusuf Ariyanto, saat ditemui di Gedung Perpusda Kendal, Rabu (15/2/2023).Dikatakan, perpusda yang dibangun di atas lahan seluas 4.600 meter persegi, dengan luas bangunan 2.000 meter persegi dalam dua lantai, dan dengan biaya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan tahun 2021 sebesar Rp 9,3 miliar tersebut, akan mulai beroperasi setelah proses sarana dan prasarana terlengkapi.

Menurutnya, sesuai anggaran yang ada, di tahun 2023 ini, sarana dan prasarana yang akan dilengkapi di antaranya mebeler, pengadaan buku, penataan lingkungan dan halaman, serta pembangunan gedung food court, yang saat ini sedang dalam proses tender.

“Perlengkapan dan finisihing selesai pertengahan Juli 2023, ini sudah 75 persen. Setelah itu, Insya-Allah sekitar bulan Agustus 2023, Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal mulai kita operasionalkan, sambil menata kekurangan yang sudah dianggarkan,” ujar Yusuf.

Dijelaskan, sebelumnya Perpusda Kendal sudah memiliki 28 ribu jumlah buku, kemudian di tahun 2022 sudah ada pengadaan buku sebanyak 1.800, dan di tahun 2023 ada penambahan pengadaan sebanyak 7.000 buku.

“Insya-Allah, saat buku-buku baru sudah kita punya, kita juga melengkapi e-book atau buku-buku digital, dan kita juga mengembangkan aplikasi untuk i-kendal atau perpustakaan digital. Nanti lewat aplikasi tersebut bisa meminjam buku dari rumah dan dibaca melalui gadgetnya masing-masing,” jelas Yusuf.

Dirinya menambahkan, untuk pelayanan buku digital, Perpusda Kendal nantinya juga dilengkapi 11 unit komputer untuk para pengunjung. Tak hanya itu, sejumlah fasilitas pendukung seperti ruang diskusi, ruang podcast, ruang rapat dan ruang pertemuan juga disediakan.

“Selain itu, kami juga menyediakan ruang pelayanan untuk kaum difabel yang diberinama Ruang Pojok. Jadi di ruang tersebut disediakan buku-buku yang diperlukan sesuai dengan keinginan orang berkebutuhan khusus,” imbuhnya.

Yusuf juga menyebut, di Layanan Perpusda Kendal, juga dilengkapi dengan layanan anak, dengan menyediakan buku-buku bacaan untuk anak.

“Selain ruang layanan anak, juga akan disediakan ruang untuk edukasi anak melalui APE (alat pendidikan anak). Jadi nantinya, kita juga menyediakan layanan antar jemput untuk pendidikan anak usia dini (PAUD),” katanya.

Yusuf berharap, beroperasinya Layanan Perpusda Kendal, dengan fasilitas baru nantinya, bisa bermanfaat dalam meningkatkan minat baca dan mampu menjadi wadah masyarakat untuk meningkatkan inovasi.

Sementara itu, Kabid Perpustakaan, Dinarpus Kendal, Haruni Dewi menambahkan, untuk menjadi anggota Perpusda Kendal sangat mudah, karena pihaknya sudah menyiapkan sistem.

“Mulai dari pendaftaran anggota, pembuatan kartu tanda anggota, kemudian pencarian katalog buku, ada juga aplikasi OPAC (online, public access catalog). Jadi nanti buku-buku apa saja yang ada, bisa dicari di aplikasi tersebut,” imbuhnya.

Haruni juga menjelaskan, Layanan Perpusda Kendal, nantinya membutuhkan sumber daya manusia (SDM) untuk melayani para pengunjung. Karena saat ini SDM yang ada masih terbatas.

“Saat ini kita hanya punya dua pustakawan senior dan dua pustakawan baru. Kemudian hasil penyetaraan birokrasi ada tiga. Total baru ada tujuh ditambah 14 staf bidang perpus keliling. Jadi kita butuh banyak SDM,” jelasnya. (HS-06).

Rayakan Milad ke 34, Al-Fath Undi Pelanggan untuk Liburan Gratis ke Bali

Satgas Pangan Jateng Lakukan Pemantauan Harga dan Ketersediaan Minyakita