in

Demi Jaga Netralitas, Pengurus PMI Batang yang Jadi Caleg atau Calon Kepala Daerah untuk Cuti atau Mundur

Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki membubuhkan tanda tangan dalam acara pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Batang, masa bakti 2023-2028, di aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (21/3/2023). (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Ketua PMI Jateng, Sarwa Pramana menekankan bahwa para pengurus baru beserta anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang, untuk menjunjung tinggi netralitas, termasuk dalam kaitannya dengan Pemilu 2024.

Prinsip-prinsip PMI, melarang keras kegiatan organisasi kemanusiaan itu dengan kegiatan politik.

Penegasan itu disampaikan Ketua PMI Jateng Sarwa Pramana, setelah melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Batang, masa bakti 2023-2028, di aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (21/3/2023).

“Iya, PMI melarang keras mencampuradukkan kegiatan kemanusiaan dengan kegiatan politik. Atribut parpol atau calon kepala daerah, tak boleh digunakan atau dipasang di lokasi atau peralatan yang digunakan dalam kegiatan kepalangmerahan,” kata Ketua PMI Jateng Sarwa Pramana, seperti dirilis batangkab.go.id.

Seluruh pengurus PMI dari Pusat sampai Daerah, menyadari bahwa kepercayaan masyarakat kepada PMI adalah suatu aset yang harus dijaga.

Sarwa Pramana kemudian mengingatkan seluruh pengurus dan anggota PMI, bahwa organisasi kemanusiaan tersebut harus berpegang teguh pada tujuh prinsip gerakan Palang Merah, yaitu kemanusiaan, kesukarelaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

Dia menegaskan, tujuh prinsip itu harus diamalkan, demi menjaga kepercayaan masyarakat, sekaligus menjaga kredibilitas organisasi PMI dan gerakan kepalangmerahan.

Demi menjaga netralitas itu pula, Sarwa Pramana meminta pengurus PMI Batang yang menjadi calon legisalatif atau kepala daerah, untuk cuti atau mundur dari jabatan di PMI.

Dalam pelantikan itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, mengucapkan selamat atas dilantiknya para pengurus, semoga bisa memberikan kemanfaatan untuk Kabupaten Batang ke depan pada bidang sosial dan kemanusiaan.

“Mudah-mudahan PMI Batang lebih responsif dan aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat, berupa penanganan kebencanaan maupun kegiatan sosial lainnya,” katanya saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (21/3/2023).

Meskipun, para pengurus baru ini wajah-wajah lama tidak menyurutkan semangat mengabdi untuk masyarakat. Karena menjadi pengurus PMI harus siap mengabdi seperti pada waktu libur para pengurus harus standby jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Apalagi pada dua tahun kemarin menjadi garda terdepan menangani Covid-19 di Kabupaten Batang dengan sangat baik.

“Karena, kegiatan PMI ini bukan hanya pada urusan donor darah saja, namun lebih luas pada lingkup kegiatan sosial,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PMI Batang Achmad Taufiq menyampaikan, para pengurus PMI baru yang baru dilantik akan langsung rapat kerja.

“Program-program PMI Batang yang kemarin masih bagus akan kami lanjutkan lagi seperti bedah rumah tidak layak huni,” terangnya.

Hanya saja jumlahnya akan ditambah, yang tadinya setiap kecamatan 1 rumah. Kali ini bisa ditambah menjadi 3 rumah setiap kecamatan di Kabupaten Batang.

“Tidak hanya itu, nominalnya juga yang tadinya Rp10.000.000 akan ditambah. Sehingga perbaikan program bedah rumah bisa maksimal,” ujar dia. (HS-08)

Pelajar SMKN 1 Kandeman Batang Jadikan Karnaval Punggahan Sambut Ramadan Jadi Ajang Berbagi

Ketua Bawaslu Batang Sebut Banyak Potensi Pelanggaran ASN Dalam Pemilu