HALO SRAGEN – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta jajaran Pemkab Sragen untuk mendukung Bupati dan Wakil Bupati Sragen yang baru hasil Pilkada 2024 lalu.
Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, saat untuk kali terakhir memimpin upacara di Sragen.
Upacara Hari Kesadaran Nasional yang diselenggarakan Kamis (17/1/2025) tersebut, diikuti seluruh pejabat dan pegawai Pemkab Sragen. Bahkan Sekretaris Daerah, Asisten, Staff Ahli, dan Kepala OPD, saat itu menjadi petugas upacara.
Seperti diketahui, momentum tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, untuk memimpin upacara yang diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen.
Hal itu karena pada Senin (10/2/2024) mendatang, perempuan pertama yang menjadi bupati di Kabupaten Sragen tersebut akan purnatugas.
Dalam kesempatan itu, Bupati Yuni mengapresiasi seluruh jajarannya yang selama 2 periode masa jabatan memberikan dukungan penuh, hingga Kabupaten Sragen memperoleh berbagai prestasi dan penghargaan.
Keberhasilan tersebut antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5.2 persen, produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp 30 juta/ tahun, dan indeks pembangunan manusia 75.10. Ketiga angka tersebut, melebihi atas rata-rata untuk tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
Tidak hanya itu, pengangguran di Kabupaten Sragen 3.53, lebih rendah dibanding angka Provinsi Jateng.
Juga Indeks infrastruktur 8.36, yang berarti sekitar 87 persen kondisi jalan di Kabupaten Sragen dalam keadaan mantap dan indeks reformasi birokrasi di Kabupaten Sragen mendapatkan predikat baik.
Masih banyak lagi prestasi yang telah diraih Kabupaten Sragen selama 8 tahun terakhir, seperti WTP, MCP, Anugerah Layanan Investasi, Inovatif Government Award (IGA), Adipura, Adiwiyata, dan pengelolaan keuangan yang cashless sampai ke tingkat desa dan sekolah.
“Capaian ini tolong untuk dipertahankan, kita sambut pemimpin Sragen ke depan dengan memberikan pengabdian yang tulus agar prestasi Kabupaten Sragen tidak terhenti sampai sini saja,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.
Kendati telah meraih banyak prestasi, Bupati Yuni tetap memberikan catatan khusus terkait penanganan kemiskinan di Kabupaten Sragen.
Meskipun pada tahun 2024 penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sragen terbesar se-Solo Raya yaitu 0.46%, namun Bupati Yuni tetap berpesan agar seluruh pegawai Pemkab Sragen, selalu mendukung pimpinan yang baru, agar semakin banyak prestasi yang terukir.
“Kalian harus bisa memberikan pengabdian yang terbaik bagi Kabupaten Sragen dengan setulus-tulusnya. Selamat menyambut era baru.” ucapnya.
Bupati juga berterima kasih atas kebersamaannya dengan seluruh pegawai Pemkab Sragen selama ini, ia menyebut kenangan selama menjadi pemimpin Kabupaten Sragen adalah satu bab tersendiri dalam buku kehidupannya.
“Merupakan sebuah kebahagiaan dan kebanggan bagi Ibu secara pribadi, bisa membersamai rekan-rekan semua membangun Kabupaten Sragen yang kita cintai,” tuturnya.
Dirinya juga memohon maaf dari lubuk hati yang paling dalam atas kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja.
Untuk diketahui, dokter Kusdinar Untung Yuni Sukowati atau Mbak Yuni, (lahir 23 Juni 1974) adalah perempuan politisi Indonesia, yang kini menjabat sebagai Bupati Sragen.
Dia menjabat pada periode 2016–2021, kemudian dilanjutkan pada periode 2021–2025. (HS-08)