in

Data Minim Jadi Kendala Aprilia

HALO SPORT – Tim Aprilia Racing melempem pada MotoGP Jepang, Thailand, Australia dan Malaysia.

Dua pembalap Aprilia, Aleix Espargaro dan Maverick Vinales, tak mampu bersaing di barisan depan.

Keduanya mengalami kesulitan untuk menjaga tren impresif mereka.

Espargaro yang paling dirugikan karena gagal menekan sang pemuncak klasemen, Francesco Bagnaia (Lenovo Ducati).

Saat ini Aleix menempati peringkat ketiga, tapi hanya unggul satu poin atas penghuni posisi keempat, Enea Bastianini (Gresini Racing Ducati).

Dalam empat balapan terkini, Espargaro dan Vinales tak mampu menembus podium.

Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing, mengakui minimnya data membuat timnya kesulitan.

‘’Jika dalam tiga balapan di luar Eropa kami bisa membenarkan diri dengan absennya data aktual, tidak demikian halnya di Malaysia. Di Malaysia, kami memiliki data aktual, tapi hasilnya tidak signifikan,’’ kata Rivola seperti dikutip dari Corsedimoto.

Kini, Massimo hanya berharap bisa meraih hasil bagus pada race terakhir, yakni Grand Prix (GP) Valencia, 6 November mendatang.

Mendekati musim 2022 selesai, performa RS-GP cenderung tidak stabil di lintasan.

Espargaro dan Vinales mengalami kesulitan sejak fase latihan bebas, kualifikasi, hingga balapan.

Rivola ingin Aleix mampu mempertahankan peringkat ketiga yang diembannya saat ini.

Namun, melihat sepak terjang Bastianini belakangan ini, kubu Aprilia pantas waspada.(HS)

Bangun Diri Berkarakter, Anggota DPRD Kendal Berikan Pemahaman kepada Pemuda Kendal

Perbanyak Event Budaya untuk Genjot Kunjungan Wisata Jateng