HALO KENDAL – Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, jumlah tenaga kerja konstrusi di Kendal tercatat sebanyak 35.125 orang. Dari angka tersebut, yang sudah memiliki Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) bidang konstruksi level terampil baru 566 orang atau baru sekitar 1,61 persen saja.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sudaryanto, saat membuka Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Konstruksi, di salah satu hotel di Kendal, Senin (27/11/2023).
Menurut Bupati, Pelatihan dan SKK bidang konstruksi di Kendal bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang jasa konstruksi.
“Urgensi jika SDM tidak kompeten, maka terdapat risiko kegagalan konstruksi atau kegagalan bangunan, juga tampilan atau finishing yang tidak rapi menjadi resiko kegagalan fungsi artistik bangunan,” tandasnya.
Untuk itu Bupati melalui Kepala DPUPR berharap, dinas terkait terus mengadakan kegiatan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja konstruksi secara bertahap. Supaya SDM di bidang konstruksi dapat meningkatkan ilmu dan wawasannya, dalam mewujudkan infrastruktur yang handal dan artistik.
Kemudian meningkatnya pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja para pekerja konstruksi, serta mewujudkan rangkaian proses pekerjaan konstruksi yang berkualitas dari awal pekerjaan sampai serah terima hasil pekerjaan.
“Selain itu dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk pekerjaan yang ada di Kabupaten Kendal, kemudian tenaga kerja yang digunakan juga warga asli Kendal, dan hasilnya bisa sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan,” harap Bupati melalui Kepala DPUPR Kendal. (HS-06)
