HALO JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara berupaya mengembangkan sejumlah organisasi masyarakat agar memiliki kegiatan produktif, dengan memberikan babtuan sarana produksi lele.
Dengan bantuan tersebut, ormas tersebut memiliki sumber pendapatan baru serta menjadi tempat belajar untuk mengembangkan usaha yang sama.
Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko, saat menyerahkan bantuan sarana produksi lele dan bantuan sarana penangkapan ikan di Potroyudan, Jepara, Selasa (19/12/2023).
“Karena orang-orang yang ada di organisasi, kan tokoh yang bisa menggerakkan masyarakat menjadi produktif. Saya harap penerima berproses lalu berkembang,” kata Edy Sujatmiko, seperti dirilis jepara.go.id.
Bantuan yang bersumber dari dana insentif fiskal ini, diharap menjadikan kelompok penerima, dapat produktif, memiliki sumber baru untuk mengisi kas, sekaligus menjadi tempat belajar masyarakat.
Kepala Bidang Perikanan Budi Baya, Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Jepara, Ahmad Chotib mengatakan, ormas penerima adalah GP Ansor, Muslimat, Fatayat, Pemuda Muhammadiyah, Aisyiyah, Banser, dan Nasyiatul Aisyiyah.
Selain ormas ada pula Pemerintah Desa (Pemdes) Mindahan dan Pemdes Mindahan Kidul.
Sembilan paket sarana produksi lele yang diberikan, masing-masing terdiri atas 7 kolam bundar, 10.200 benih lele, dan 2 ton pakan lele.
Pembekalan teknik telah diberikan kepada calon penerima, berupa pelatihan selama enam hari, pada November 2023 di Magelang.
Perwakilan penerima, Umi Kulsum yang mewakili PD Aisyiyah Jepara, mengatakan penerima bantuan dari Aisyiyah adalah para perempuan yang semula telah mengikuti Sekolah Wirausaha Aisyiyah.
“Ini pertama kalinya kami menerima bantuan budi daya ikan. Hasilnya akan kami manfaatkan untuk kebutuhan sosial dan program pengentasan stunting yang dilakukan Aisyiyah,” kata dia. (HS-08)