HALO JEPARA – Pemkab Jepara berupaya keras untuk mengatasi berbagai persoalan, termasuk di antaranya penurunan angka stunting dan perbaikan rumah tidak layak huni.
Hal itu disampaikan Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta, ketika mendampingi Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama Kolonel Inf Purnomosidi, saat berkunjung ke Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Jepara, Selasa (31/1/2023).
“Stunting kita menurut, survei menunjukkan angka yang lebih bagus yaitu 11,8 persen, di bawah standar nasional yakni 14 persen,” kata Edy, seperti dirilis .
Dirinya berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di tahun 2023, melalui program-program yang akan dilaksanakan.
Sehingga harapannya di tahun 2024 angka stunting di Jepara dapat turun hingga di bawah 10 persen.
Sementara itu terkait perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), dia meminta agar warga yang membutuhkan, dapat melapor ke petinggi desa atau camat.
“Untuk warga yang membutuhkan bantuan renovasi RTLH jangan diam saja, segera melapor ke petinggi dan camat,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Jepara telah menyiapkan dana Rp 10 miliar, yang nantinya akan digunakan untuk memperbaiki sekitar 667 rumah tidak layak huni.
Tak hanya itu, dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah menyiapkan dana yang dapat membantu sekitar 400 RTLH di Jepara.
Dalam kesempatan itu Edy Supriyanta juga menyambut positif langkah yang dilakukan TNI-AD, dalam memberikan solusi permasalahan sosial.
Menurutnya perubahan Jepara ke arah yang lebih baik ini, tak lepas dari dukungan instansi terkait termasuk TNI.
Sebelumnya, rombongan Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama Kolonel Inf Purnomosidi, disambut puluhan warga Desa Sengonbugel, di depan Masjid Baitul Muttaqin Sengonbugel Mayong.
Selain Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta, hadir pula Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Inf Mukhamad Husnur Rofiq, Wakapolres Jepara, Kompol Berry, Ketua Pengadilan Agama Jepara, Hendi Rustiandi, serta pimpinan perangkat daerah terkait.
“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk hadirnya TNI di tengah masyarakat, dalam memberikan solusi, khususnya yang menjadi atensi Bapak Presiden RI,” kata Purnomosidi.
Dalam kunjungannya, Danrem 073/Makutarama menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya pembangunan Masjid Baitul Muttaqin, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan sosial kepada lansia dan gizi balita untuk mengentaskan angka stunting dan kemiskinan ekstrem. (HS-08)