in

Ciptakan Harkamtibmas di Wilayah Kabupaten Pekalongan, Personel Satuan Samapta Intensifkan Patroli

Patroli satuan samapta Polres Pekalongan. (Foto : tribratanews.jateng.polri.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Personel Satuan Samapta Polres Pekalongan, intens dalam melaksanakan patroli, untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Pekalongan, agar selalu aman dan kondusif.

Kasat Samapta Polres Pekalongan, AKP Edi Yuliantoro, mewakili Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria, mengatakan patroli rutin yang dilaksanakan oleh anggotanya, merupakan salah satu bentuk pencegahan terhadap tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas lainnya.

“Target patroli di antaranya objek vital, pasar, pertokoan dan daerah yang dianggap rawan kriminalitas,” kata dia, Sabtu (28/1/2023), tribratanews.jateng.polri.go.id.

Menurutnya, dengan kehadiran Polri di tengah masyarakat, dia berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Tidak hanya patroli saja, AKP Edi mengungkapkan jika petugas juga berdialog dengan warga guna menyampaikan pesan kamtibmas.

“Pesan dan juga imbauan kamtibmas juga disampaikan kepada warga melalui dialog. Disamping itu juga dengan berdialog, pihaknya bisa memperoleh informasi dari warga terkait dengan sitkamtibmas wilayah,” ungkapnya.

Sebelumnya, bertempat di aula kantor Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Kapolres Pekalongan AKBP  Arief Fajar Satria, kembali mengadakan Jumat Curhat, Jumat (27/1/2023).

Hadir pula dalam kegiatan itu, Waka Polres Kompol Ahmad Ghifar Al Ahfaqsy, Kabagren Kompol Kalung Muktiana, Kasat Intelkam AKP Adam Teguh, Kasat Binmas AKP Qurotul ‘Aini, Camat Bojong Farid Abdul Khakim, Kapolsek Bojong AKP Suhadi, Danramil Bojong Kapten Inf. Wiyoto, kepala desa se-Kecamatan Bojong serta perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, se Kecamatan Bojong.

Camat Bojong, Farid Abdul Khakim, dalam kesempatan tesebut menyampaikan harapan kegiatan Jumat Curhat dapat membuat situasi kambtibmas di wilayahnya lebih baik.

“Perlu diketahui, bahwa Kecamatan Bojong menjadi serambinya Pekalongan, dengan adanya exit tol dan aktivitas masyarakat makin meningkat. Kami mewakili masyarakat Bojong supaya bisa menyampaikan unek-unek sehingga bisa bermanfaat untuk Bojong kedepan,” ujarnya.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria mengungkapkan, Jumat curhat merupakan sarana yang dibangun untuk komunikasi antara polri dan masyarakat.

“Kita tidak bisa hidup tanpa dukungan masyarakat. Silahkan berikan masukan apa yang perlu kami benahi dan hal-hal yang perlu kita tindak lanjuti,” ujarnya.

Menurut AKBP Arief, apa yang disampaikan Camat Bojong berkaitan sengan serambi memang benar.

“Kita bisa melihat investasi saat ini, memang Kabupaten perlu investor karena penduduk kurang lebih 1 juta jiwa. Tentunya ada kebutuhan hidup, perlu adanya lokasi usaha di beberapa daerah guna mengurangi dampak inflansi tersebut,” ujarnya.

Masih kata Kapolres, gangguan kambtibmas untuk wilayah Bojong peringkat kedua. Dengan adanya tol, kecelakaan lalu lintas dan kriminal mulai sedikit meningkat di bawah Kedungwuni.

“Berikan masukan kepada kami, sehingga dapat mengetahui keluhan dan dapat diselesaikan dengan cepat, tentunya berkaitan kriminalitas dan lainnya,” kata dia. (HS-08)

Cegah Radikalisme, BNPT Dorong TNI-Polri Pantau Mantan Napi Teroris

150 Warga Terdampak Banjir Rowosari Manfaatkan Pengobatan Gratis Yellow Clinik Semarang