HALO REMBANG – Pemerintah Desa Kedungasem, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, menyiapkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bagi Mbah Kasnadi, warga lanjut usia yang mengalami lumpuh dan saat ini bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)-nya terhenti.
Langkah tersebut diambil, agar kebutuhan hidup sehari-hari Mbah Kasnadi tetap terpenuhi sambil menunggu proses perbaikan data bantuan sosial.
Kepala Desa Kedungasem, Zulianah, mengatakan pihaknya merasa prihatin setelah mengetahui bantuan PKH Mbah Kasnadi tidak lagi cair.
Pemerintah desa pun langsung mencari jalan keluar, agar warga yang membutuhkan itu tetap mendapatkan perhatian.
“Kalau PKH-nya masih proses pembenahan supaya aktif kembali, insyaallah tahun ini kami cover dulu lewat anggaran Dana Desa. Mbah Kasnadi kami masukkan BLT-DD sebesar Rp300 ribu per bulan,” kata Zulianah, seperti dirilis rembangkab.go.id.
Menurutnya, pemerintah desa juga telah berkoordinasi dengan pendamping PKH terkait persoalan tersebut.
Dari hasil penelusuran, muncul perubahan data yang menyebabkan status kesejahteraan Mbah Kasnadi naik, sehingga bantuan PKH tidak lagi diterima.
“Padahal kami tahu kondisi beliau sebatang kara, tidak memiliki aset apa-apa, dan sangat membutuhkan bantuan untuk kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Selain menyiapkan BLT-DD, Pemdes Kedungasem selama ini juga rutin membantu kebutuhan Mbah Kasnadi secara langsung. Aparat desa kerap membantu mengisi token listrik maupun kebutuhan lain saat diperlukan.
Zulianah menambahkan, Mbah Kasnadi sudah mengalami kelumpuhan hampir 50 tahun.
Untuk kebutuhan makan sehari-hari, selama ini dibantu keluarga dan warga sekitar. Sementara rumah yang ditempati saat ini merupakan bantuan dari pemerintah desa pada tahun 2023 di atas tanah milik desa.
“Sebisa mungkin kami bantu. Yang penting beliau tetap bisa makan, listrik tetap menyala, dan kebutuhan dasarnya terpenuhi,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Camat Sumber, Wijayanti. Ia memastikan pemerintah kecamatan ikut mengawal penyelesaian persoalan tersebut dan mendukung langkah pemerintah desa agar Mbah Kasnadi tetap memperoleh bantuan selama proses perbaikan data berlangsung.
Sebagai solusi, data Mbah Kasnadi akan diinput ulang agar kembali masuk kategori sesuai kondisi sebenarnya. Sementara menunggu proses tersebut, pemerintah desa akan menyalurkan BLT Dana Desa sebesar Rp300 ribu per bulan.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Bu Kades tadi, dimasukkan BLT-DD. Insyaallah dapat Rp300 ribu per bulan selama satu tahun ini,” tegas Wijayanti.
Ia menambahkan, secara pribadi maupun melalui pemerintah kecamatan, pihaknya juga akan ikut memberikan bantuan tambahan agar kebutuhan hidup Mbah Kasnadi tetap terpenuhi selama proses perbaikan data berlangsung. (HS-08)


