in

Capaian Vaksinasi Booster Tinggi, Dewan: Tingkat Imun Masyarakat Lebih Terjamin

HALO SEMARANG – Angka capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang saat ini sudah mencapai 40 persen. Hal ini mendapatkan apresiasi dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang.

Capaian vaksinasi booster yang tinggi tersebut dinilai merupakan hal positif, untuk bisa membuat imun masyarakat lebih terjamin karena pandemi Covid-19 belum selesai.

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Dyah Ratna Harimurti mengatakan, tingkat capaian vaksinasi booster di Kota Semarang yang saat ini sudah 40 persen itu sudah cukup baik.

“Sedangkan antusiasme masyarakat terhadap vaksinasi dosis ketiga atau booster memang tidak seperti vaksinasi dosis satu dan kedua pada saat awal pandemi. Selain itu, pada saat itu masyarakat juga wajib untuk vaksin dosis satu dan dua, sedangkan booster ini hanya pelengkap bagi yang sudah vaksin satu dan dua,” katanya, Senin (18/4/2022).

Dikatakan Dety, sapaan akrabnya, masyarakat nampaknya sudah optimis jika sudah vaksin satu dan dua maka sudah cukup untuk mengantisipasi virus corona, dan memang sekarang kasus positif mulai menurun.

“Terlihat dari aktivitas di masyarakat mulai kembali berjalan seperti biasanya, hampir move on. Apalagi pemerintah sudah menurunkan status dari pandemi menjadi endemi,” imbuhnya.

Memang banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kota Semarang dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk terus mendorong percepatan vaksinasi booster ke masyarakat, misalnya dengan program grebek booster yang jemput bola hingga ke masjid-masjid, lingkungan RW dan mal-mal. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus seperti yang terjadi pada tahun lalu setelah libur lebaran.

“Ada lonjakan kasus di bulan Juni, Juli tahun lalu, setelah momen libur lebaran. Sehingga harus diantisipasi sedini mungkin agar tidak terjadi seperti sebelumnya. Karena jika hal ini terjadi maka akan menyusahkan masyarakat, terutama bagi anak sekolah akan kembali belajar daring dari rumah, dan sektor ekonomi pun akan terdampak juga,” terangnya.

Apalagi saat ini vaksin booster menjadi salah satu syarat masyarakat yang akan melakukan perjalanan atau mudik lebaran.

“Jika nantinya setelah libur lebaran dan adanya pergerakan pemudik dari luar kota atau kerumunan sudah ditangkal dengan vaksin booster, tentunya tingkat imun masyarakat lebih terjamin menghadapi liburan lebaran,” katanya yang juga politisi PDI P itu.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo juga mengatakan, angka capaian vaksinasi booster dari Dinkes Kota Semarang sudah cukup tinggi, dari sebelumnya masih 34 persen menjadi pekan ini hingga 40 persen. Ada antusiasme masyarakat yang meningkat karena vaksin booster menjadi syarat mudik.

“Kemarin masih diangka 34 persen, namun saat ini sudah mencapai 40 persen lebih. Saya harap libur lebaran nanti bisa mencapai 50 persen. Kalau sudah menyentuh angka 70 persen, kekebelan kelompok akan cepat terbentuk,” katanya.

Terobosan yang dilakukan Dinkes, lanjut Politisi Partai Golkar ini patut mendapatkan apresiasi. Harapannya libur lebaran nanti bisa menyasar ke obyek wisata.

“Ya, intinya kalau ada pusat keramaian atau mengumpulkan banyak orang, disitu Dinkes bisa hadir untuk melakukan vaksinasi,” pungkasnya. (Advetorial-HS-06)

FO Ganefo Direncanakan Selesai Agustus, Ganjar: Kita Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik

Catatkan Transaksi Miliaran Rupiah, UKM Virtual Expo Kembali Digelar