in

Butuh Rp 3,4 Miliar, Pembangunan Bobogan Village Sidomukti Cari Investor

Bobogan Village destinasi wisata baru di persawahan Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (2/6/2022).

HALO KENDAL – Terinspirasi dari Svargabumi Borobudur, Bobogan Village Sidomukti dibangun di area persawahan di Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Diharapkan tempat wisata ini mampu mengangkat perekonomian desa.

Wisata baru ini mulai dibangun sejak November 2021. Yakni dengan memanfaatkan lahan bengkok milik desa dan pendanaan pembangunannya menggunakan dana desa.

Kepala Desa Sidomukti, Pujiono mengatakan, meski pembangunannya baru 30 persen, namun wisata ini sudah dibuka untuk para wisatawan.

“Alhamdulillah sudah ada beberapa yang booking untuk kegiatan rapat, pertemuan, dan wisata alam. Harapannya Bobogan Village ini bisa menjadi sumber pendapatan desa. Karena di Desa Sidomukti ini belum ada PAD-nya,” ujarnya, Kamis (2/6/2022).

Pujiono menjelaskan, nantinya wisata Bobogan Village Sidomukti ini akan dikelola langsung oleh BUMDes. Sehingga nantinya bisa ikut mengembangkan UMKM setempat.

“Namun untuk pengembangan, kami butuh dana hingga mencapai Rp 3,4 miliar. Sedangkan dana yang sudah dikucurkan untuk pembangunan mencapai Rp 500 jutaan,” ungkapnya.

Selain Bobogan Village, lanjut Pujiono, di Desa Sidomukti juga ada wisata edukasi Talang Gantung dan wisata religi.

“Jadi nantinya kita integrasikan, paket wisata yang menghubungkan antara Bobogan Village, Talang Gantung, dan wisata religi. Biar wisatawan juga semakin tau destinasi wisata di Sidomukti ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sidomukti, Benny Adhe Putranto menambahkan, rencananya untuk peresmian atau grand opening wisata baru ini ditargetkan pada akhir Juni 2022.

“Jika sudah beroperasi, pihak desa juga bakal menggelar pasar rakyat. Rencananya selapan pisan. Pas Minggu Pon. Itu sebagai daya tarik dan meningkatkan perekonomian warga desa,” terangnya.

Benny menjelaskan, saat ini pembangunan Bobogan Village sedang berhenti. Lantaran belum ada dana masuk untuk melanjutkan progres pembangunan.

Ia juga mengatakan, sudah ada investor yang datang dan meninjau Bobogan Village. Namun karena tidak ada kecocokan terkait pengelolaan, sehingga hingga saat ini pembangunan belum selesai.

“Semoga dalam waktu dekat ada investor masuk. Supaya pembangunan bisa dilanjutkan. Kami juga berupaya sebelum 100 persen selesai, wisata ini akan kami buka dulu,” jelas Benny. (HS-06).

Ungkap Kasus Pencurian yang Dialami Bocah SD di Gunungpati, Pelaku Sudah Empat Kali Beraksi

Antisipasi Gelombang Tinggi Selanjutnya, Ganjar Janji Kebut Penguatan Tanggul Dalam Dua Minggu