in

Butuh Peran The Baby Alien

HALO SEMARANG – Pencapaian buruk tim Repsol Honda pada musim ini salah satunya karena minimnya masukan dari Marc Marquez sebagai pembalap andalan.

Pabrikan Jepang itu bertekad mengatasi krisis yang mereka alami saat ini mengandalkan peran Marquez dalam pengembangan.

Gangguan penglihatan ganda (diplopia) membuat The Baby Alien, julukan Marquez, melewatkan tes pada akhir musim 2021 dan kesulitan dalam adaptasi dengan motor Honda RC213V 2022.

Musim ini Honda mencoba mendesain motor agar lebih mengakomodasi gaya berkendara pembalap selain Marquez.

Ketika Marquez tak maksimal, rider Honda lain yang diharapkan meningkat justru keteteran.

Kecuali saat tes pramusim dan balapan pembuka di Qatar, Pol Espargaro hampir selalu kesulitan untuk sekadar menembus posisi 10 besar.

Tidak ada pembalap Honda yang mampu menggeser Marquez di tabel klasemen.

Padahal, Si Semut dari Cervera itu melewatkan tujuh dari 13 balapan yang sudah berjalan.

‘’Partisipasi Marc pada tes Honda akan sangat penting,’’ ujar Manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig seperti dilansir dari Crash.

Marquez bakal mengikuti tes karena Honda membawa motor baru untuk tahun depan.

‘’Penting bagi mereka untuk mendapat masukan dari Marc dan pembalap yang bertahan seperti Stefan Bradl atau Takaaki Nakagami untuk melihat bagaimana motor baru bekerja,’’ kata Pol Espargaro.
Dia menegaskan Honda adalah pabrikan yang harus membuat perubahan terbesar

Pol menyatakan dia tak akan sempat mencicipi versi awal dari motor Honda musim depan.

Pasalnya, adik kandung Aleix Espargaro ini akan pindah ke Tech3 GASGAS, sedangkan posisinya di Honda digantikan Joan Mir.

Meski demikian, dia siap mengulurkan tangan jika Honda memerlukan bantuan.

‘’Saya memiliki kontrak hingga balapan di Valencia. Mereka bisa menggunakan saya sebagai penguji, baik motor yang sedang kami tes maupun motor musim depan,’’ jelasnya. (HS-06)

Kurang Kejam, Kurang Tajam

Buka Jalur ke Duel Perebutan Titel