in

Bupati Klaten Canangkan 77 SD Berintegritas dan 31 Desa Antikorupsi

Bupati Klaten, Sri Mulyani memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Inspektorat Kabupaten Klaten, Kamis (18/01/2024) di Grha Bung Karno. Rakor tersebut juga diisi dengan pencanangan 77 Sekolah Dasar (SD) Berintegritas dan 31 Desa Antikorupsi di Klaten. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Bupati Klaten, Sri Mulyani mencanangkan 77 Sekolah Dasar (SD) Berintegritas dan 31 Desa Antikorupsi di Klaten, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Inspektorat Kabupaten Klaten.

Dalam acara yang digelar Kamis (18/01/2024) di Grha Bung Karno. Klaten itu, perwakilan Kepala 12 SD Berintegritas menandatangani pakta integritas serentak. Di antara sekolah itu adalah SD N 1 Kahuman, SD N 1 Sumberejo, dan SD N 1 Tlogo Watu.

Penandatanganan juga dilaksanakan perwakilan pemimpin 12 Desa Antikorupsi. Mereka antara lain Kepala Desa (Kades) Sengon, Kades Gatak, Kades Tambong Wetan.

Adapun dari kalangan pejabat Pemkab Klaten, penandatanganan dilakukan oleh Bupati Klaten, Inspektur Kabupaten Klaten, dan Kepala Dinas Pendidikan.

Dalam kegiatan itu juga dilaksanakan penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja seluruh OPD di Kabupaten Klaten.

Turut Hadir Forkopimda, Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) secara Daring, Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta, Sekda Klaten, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Ketua TP PKK, Ketua DWP Klaten, Camat, dan Kepala Desa,

Dalam sambutannya Bupati Klaten, Sri Mulyani mengapresiasi dengan diadakannya Rakor Pengawasan, terlebih menggandeng pemateri dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) yang akan menyampaikan Peran Desa Antikorupsi dan sekolah berintegritas dalam pemberantasan korupsi.

“Mohon seluruh peserta mengikuti sebaik-baiknya pemateri Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah III KPK RI, yang diwakili Spesialis Koordinasi Dan Supervisi Madya, Azril Zah secara daring,” terang Sri Mulyani.

Sri Mulyani memaparkan acara Rakor Pengawasan sangat luar biasa karena dibarengi dengan penandatangan pakta integritas oleh Kepala Desa, Kepala Sekolah, dan Kepala OPD. Dilanjutkan dengan pencanangan 77 sekolah berintegritas jenjang SD dan 31 Desa Antikorupsi di Kabupaten Klaten.

“Semoga menjadi cambuk untuk meneguhkan Pemerintah Kabupaten Klaten dalam mewujudkan Pemerintahan yang bersih, akuntable, dan bebas dari korupsi,” kata Sri Mulyani

Sementara Inspektur Kabupaten Klaten, Agus Suprapto menyampaikan tema Rakor Pencanangan tahun 2024 yakni Bersinergi dan Berintegritas untuk Klaten yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Ia memaparkan maksud diadakannya Rakor  guna  memaparkan rencana pengawasan yang akan dilakukan sesuai dengan Aparat pengawasan Intern Pemerintah (APIP), untuk melakukan dan pembinaan pencegahan korupsi, dilanjutkan pencanangan desa antikorupsi dan sekolah berintegritas pendatangana fakta integeritas, perjanjian kinerja serta dilaksanakannya Forum Konsultasi Publik (FKP).

Ia juga menyampaikan tujuan penggalangan komitmen untuk berintegritas dan memberdayakan seluruh ASN dan seluruh elemen untuk membudayakan antikorupsi, mensosialisasikan program kerja pengawasan PKPT 2024 Inspektorat Daerah Kabupaten Klaten.

“Adapun sasarannya memacu apatur yang bersih bebas dari korupsi, sebagai masukan atas pelaksanaan kegiatan, dan sebagai upaya peningkatan aparat pengawasan.

Acara dilanjutkan dengan talk show  bersama Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta, Adi Gemawan, Sekda Klaten Jajang Prihono, dan Inspektur Kabupaten Klaten, Agus Suprapto. (HS-08)

Panen Telur Bareng Peternak Magetan, Ganjar Ingat Kehidupan Susah pada Masa Kecil

Bupati Kebumen Upayakan Tiadakan Retribusi Bagi Nelayan