
HALO PEKALONGAN – Pemerintah akan membangun sistem polder di Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, untuk mengatasi masalah banjir di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE MM, Minggu (28/02) saat meninjau daerah terdampak banjir di Kecamatan Tirto dan Wonokerto, sekaligus memberikan bantuan.
Dalam kunjungannya yang didampingi Penjabat (Pj) Sekda Ir Bambang Irianto MSi, Kepala Bappeda Litbang Yulian Akbar SSos MSi serta Dinas terkait lain itu, Bupati mengatakan, pembangunan sistem polder tersebut akan dilaksanakan pada 2022.
“Rencananya di Mulyorejo sekitar 40 hektare pembebasan tanahnya untuk polder, nanti di sini akan dibuat pintu tanggul dan pompa,” tutur Fadia di sela sela tinjauannya.
Fadia juga berpesan kepada masyarakat korban banjir agar bersabar, karena pemerintah sedang mencarikan jalan keluar, supaya tahun depan tidak terjadi banjir lagi .
Senada dengan Bupati terpilih, Pj Sekda sekaligus Kepala DPU Taru Ir Bambang Irianto MSi menambahkan bahwa pihaknya melakukan evaluasi terhadap sistem pengendalian rob dan banjir di Wonokerto dan Tirto.
“Untuk Wonokerto, kemarin dalam rangka percepatan juga kita pasang pompa-pompa portabel di Tratebang ada 3. Kemudian di Pecakaran ada 3, di Mrican sendiri kita tambah 1 pompa, Pesanggrahan kita pasang pompa, kemudian di Tirto juga kita pasang pompa,” terang Bambang.
Menurutnya, total ada 11 pompa yang telah terpasang dengan pengadaan sendiri . Sementara 1 pompa berasal dari bantuan DPU Provinsi, dan bantuan tahun kemarin ada 2 pompa.
“Jadi ada 15 kita pasang di samping pompa-pompa yang ada di desa,” imbuhnya
Kemudian untuk tahun depan, lanjut Bambang, pihaknya akan fokus untuk kawal terus penyempurnaan tanggul, termasuk pembuatan 3 pintu di sungai Mrican, pintu kleb dan tambahan rumah pompa. (HS-08)