HALO SALATIGA – Istri Wali Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, mengajak para bunda literasi dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, untuk membangun ekosistem dimulai dari rumah tangga hingga ke masyarakat.
Ajakan itu disampaikan Retno Robby Hernawan, selaku Bunda Literasi Kota Salatiga, saat mengukuhkan para bunda literasi kecamatan dan kelurahan se-Kota Salatiga, masa bakti 2025-2029, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Kaloka Lt.4 Gedung Setda Kota Salatiga ini disaksikan oleh camat dan lurah se-Kota Salatiga.
Lebih lanjut Retno Robby Hernawan mengatakan bahwa kehadiran Bunda Literasi, merupakan langkah nyata, untuk menumbuhkan budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis di lingkungan masyarakat.
“Sebagai Bunda Literasi, kita memiliki peran mulia sebagai penggerak, teladan, dan jembatan antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan,” kata dia, seperti dirilis salatiga.go.id.
Dia berharap amanah yang diberikan kepada para bunda literasi, dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, semangat, dan kreativitas.
“Mari bersama kita bangun ekosistem literasi yang hidup dan berkelanjutan, dimulai dari rumah, lingkungan sekitar, hingga ke seluruh pelosok kota kita tercinta,” kata retno.
Sementara itu mewakili Wali Kota, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga, Sri Sarwanti, menyampaikan bahwa Gerakan Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang cerdas, mandiri, dan berkarakter.
”Literasi tidak hanya berarti bisa membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana seseorang mampu memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Melalui peran aktif Bunda Literasi, saya berharap akan lahir berbagai inovasi kegiatan seperti pojok baca di lingkungan, taman baca masyarakat, bahkan perpustakaan di keluarga,” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut diserahkan pula piagam penghargaan kepada para bunda literasi kecamatan dan kelurahan yang telah purnatugas, atas dedikasi dan peran aktifnya dalam menumbuhkan gerakan literasi meliputi minat baca dan budaya belajar di masing-masing wilayah.
Diserahkan pula Buku Literasi Dini Salatiga (Sinisa) oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga kepada Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Salatiga. (HS-08)