in

Bulan Dana PMI Kabupaten Semarang Targetkan Pendapatan Rp 2M

Acara pencanangan bulan dana PMI Kabupaten Semarang, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, di Ungaran, baru-baru ini. (Foto : semarangkab.go.id)

 

HALO SEMARANG : Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Semarang, hingga Desember 2022, kembali menggalang dana dari masyarakat.

Dana itu nantinya dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk bantuan, misalnya ketika terjadi bencana. Selain itu juga untuk biasa operasional dan kegiatan rutin.

“Kami menargetkan pendapatan Rp 2 miliar. Target didasarkan pada potensi dana masyarakat termasuk dari pengusaha yang bisa diajak bekerja sama,” kata ketua pelaksana, Heru Subroto, saat acara pencanangan bulan dana PMI di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, baru-baru ini.

Pencanangan dilakukan oleh Bupati H Ngesti Nugraha, ditandai pemukulan gong. Acara juga dirangkai dengan peringatan HUT ke-77 PMI tingkat Kabupaten Semarang.

Ditambahkan oleh Heru, target pendapatan bulan dana PMI berdasarkan kajian mendalam.

Selain potensi dana masyarakat yang besar, juga bisa dijalin kerja sama saling menguntungkan dengan entitas bisnis dan lembaga lainnya.

Hasil pendapatan akan dikembalikan ke masyarakat di bidang kepalangmerahan dan kemanusiaan. Wakil Ketua II PMI itu optimistis target itu dapat tercapai.

Hal itu berkaca pada hasil pendapatan bulan dana PMI tahun lalu yang juga melampaui target meski di masa Pandemi Covid-19.

Bupati H Ngesti Nugraha saat sambutan menghargai kerja keras yang dilakukan jajaran PMI.

“Mari Kita semua bekerja sama berpartisipasi dalam bulan dana PMI. Setelah itu pengelolaan pendapatan nantinya harus profesional,” katanya.

Sementara itu Ketua umum PMI Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto menegaskan pendapatan dari kegiatan bulan dana menjadi satu-satunya sumber pendapatan PMI, untuk melaksanakan tugas dan fungsinya.

“Kami fokus pada kegiatan sosial kemanusiaan. Sehingga dukungan semua pihak untuk mensukseskan bulan dana PMI sangat diperlukan,” ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan antara lain kesiapsiagaan penanganan bencana, pembinaan generasi muda melalui korps sukarela (KSR), palang merah remaja (PMR) dan tenaga sukarela (TSR). PMI juga melakukan pelatihan kepada masyarakat, perusahaan dan lembaga lainnya tentang pertolongan pertama.

Pada acara itu juga diberikan bantuan sembako kepada empat warga yang tertimpa musibah. Selain itu juga diberikan piagam penghargaan kepada 19 pendonor darah yang telah menyumbangkan darahnya sebanyak 25 kali. (HS-08)

Wali Kota Semarang Prihatin Masih Ada Warga Buang Sampah Sembarangan

Rembang Tuan Rumah Jambore Relawan se Indonesia