in

Buka Webinar Kesehatan Jiwa ASN, Staf Ahli Bupati Karanganyar Tekankan Pentingnya Kebahagian

Sejumlah ASN mengikuti Webinar Kesehatan Mental Korpri Karanganyar, dari dari Ruang Samber Nyawa Information Center (SIC) Diskominfo Karanganyar, Kamis (27/8/2026). (Foto : karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Pelayanan publik yang baik, tidak hanya lahir dari kompetensi, tetapi juga dari aparatur yang mampu menjaga kesehatan dirinya, termasuk kesehatan mental.

Pesan tersebut mengemuka dalam Webinar Kesehatan Mental Korpri Kabupaten Karanganyar, bertajuk “Sehat Jiwa ASN : Kelola Kesehatan Mental Mandiri Menuju Layanan Publik Berkualitas”, yang digelar secara daring dari Ruang Samber Nyawa Information Center (SIC) Diskominfo Karanganyar, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan dalam rangka menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut, diikuti anggota Korpri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Tidak sekadar membahas kesehatan mental, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun kesadaran bahwa ASN yang sehat secara psikologis, akan lebih siap menghadapi tuntutan pekerjaan dan melayani masyarakat dengan lebih baik.

Staf Ahli Bupati Karanganyar Bidang Ekonomi dan Keuangan, Bakdo Harsono, ketika membacakan Sambutan Bupati Karanganyar, menekankan pentingnya keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental bagi aparatur.

“ASN sering kali fokus pada kesehatan fisik seperti olahraga dan menjaga pola makan, namun kerap melupakan aspek yang tidak kalah penting, yaitu kesehatan mental atau sehat jiwa. Seorang ASN baru bisa melayani masyarakat dengan optimal apabila dirinya sendiri berada dalam kondisi batin yang tenang, bahagia, dan sehat secara psikologis,” ujar Bakdo, seperti dirilis karanganyarkab.go.id.

Menurutnya, tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks membutuhkan ASN yang mampu bekerja secara profesional sekaligus memiliki ketahanan psikologis.

Karena itu, menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan saling mendukung menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang humanis.

Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Karanganyar, Zulfikar Hadidh mengatakan perhatian terhadap kesehatan mental juga diwujudkan melalui skrining kesehatan mental mandiri bagi anggota Korpri.

Skrining tersebut menjadi langkah awal untuk mengenali kondisi psikologis pegawai. Bagi peserta yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, Korpri telah menyiapkan layanan konseling psikologi sebagai bentuk pendampingan.

“Bagi peserta yang berdasarkan hasil skrining memerlukan perhatian lebih lanjut, kami telah menyiapkan fasilitas layanan konseling psikologi sebagai bentuk pendampingan,” jelasnya.

Webinar menghadirkan dua narasumber dari Himpsi Cabang Surakarta. Nisa Rahmah Nur Anganti, dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta, membahas “Merawat Psychological Safety di Lingkungan Kerja: Seni Menjaga Batas Diri dan Relasi Sehat Antar Kolega”.

Sementara Heri Purwantoro, HRD PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, sekaligus OIC HRD PT TSIC, menyampaikan materi “Perawatan Manajemen Berdasarkan Kebutuhan Maslow untuk Kinerja Terbaik”.

Webinar dipandu M Ganda Masudi, dari Tim People and Organization Development Himpsi Cabang Surakarta.

Melalui kegiatan ini, Korpri Karanganyar ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya mengejar target dan kinerja, tetapi juga memberi ruang bagi ASN untuk peduli pada diri sendiri, menjaga relasi kerja, dan saling mendukung.

Sebab, ASN yang sehat jiwanya akan lebih siap bekerja dengan hati, melayani dengan empati, dan menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat Karanganyar. (HS-08)

 

 

Jlantah Fair 2026 di Karanganyar, Hidupkan Waduk Jlantah Lewat Seni, Kuliner, dan Gotong Royong Warga

Wonogiri Mini Jobfair 2026 Hadirkan 1.024 Lowongan Pekerjaan