HALO BLORA – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Blora, Ainia Shalichah yang juga istri Bupati Blora, Arief Rohman, mendorong seluruh lembaga pendidikan untuk anak usia dini tersebut, ikut berperan mencegah stunting. Ajakan serupa juga disampaikan Ainia Shalichah, kepada para orang tua yang memiliki anak balita dan baru lahir.
Dorongan tersebut disampaikan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Blora, Ainia Shalichah, ketika membuka Gebyar PAUD tahun 2022 di Pendopo Dinporabudpar, Kabupaten Blora.
“Tolong bapak ibu, kita juga bersama-sama punya PR pencegahan stunting dan menangani stunting, serta menjadikan Kabupaten Blora ini jangan ada new stunting. Yang stunting saat ini kita selesaikan bareng-bareng, dan kita mencegah untuk tidak timbul baru,” kata dia, seperti dirilis blorakab.go.id.
Dia menjelaskan, untuk taman kanak-kanak atau kelompok bermain, upaya mencegah stunting dapat dilakukan dengan menerapkan program PAUD Holistik Integratif.
PAUD Holistik Integratif adalah penanganan anak usia dini secara utuh (menyeluruh), mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan, dan perlindungan, untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak, yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, pemerintah daerah, dan Pemerintah Pusat.
“Jadi tolong kepada Bunda PAUD kecamatan, disampaikan kepada Bunda PAUD desa, juga ayah, ibu, bapak guru pengelola, untuk mewujudkan PAUD Holistik Integratif. Mereka agar ikut mengontrol dan memberikan fasilitas, bekerja sama dengan Bidan Desa, untuk cek kesehatan anak didiknya, seperti tinggi badan dan berat badan anak secara berkala. Untuk yang sudah, lebih dikuatkan lagi holistiknya,” ajaknya.
Ainia juga mengatakan penerapan program PAUD Holistik Integratif, berguna untuk menciptakan pendidikan berkualitas.
Program PAUD Holistik Integratif adalah sistem pendidikan dini yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2003, khususnya pasal 2 ayat 1.
“PAUD Holistik Integratif adalah layanan pendidikan yang menggabungkan proses asah, asih, asuh, dalam rangka mengembangkan kebutuhan anak, seperti gizi yang cukup, sistem pengasuhan dan perlindungan yang terbaik, serta pemberian layanan belajar yang mengedepankan pendidikan karakter,” katanya.
Sementara itu terkait Gebyar PAUD tahun 2022, yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, dia menilai semua kegiatan yang diselenggarakan sudah mewakili semua aspek yang dibutuhkan anak.
“Apa yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, kegiatan dan lombanya, Insha Allah, sudah mewakili semua aspek yang dibutuhkan anak. Aspek kognisi dapat, aspek motorik, aspek bahasa dan aspek seninya dapat,” ungkapnya.
Walau demikian, Bunda PAUD Kabupaten Blora juga mengusulkan agar ditambahkan aspek spiritual.
“Saya nitip selawat nariyah di TK yang muslim. Kita ikuti saja Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, karena itu juga baik, ngalap barokah,” ucapnya.
Bunda Ain, sapaan Ainia Shalichah, merasa bangga sekali dan mendoakan agar anak-anak besok menjadi generasi emas.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora. Aunur Rofiq, dalam laporannya menyampaikan dasar pelaksanan terselenggaranya Gebyar PAUD 2022 adalah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Kemudian, Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 tahun 2009 tentang Stantar Pendidikan Anak Usia Dini.
Adapun tujuannya, kata Aunur Rofiq, memotivasi bermain dan belajar serta mengembangkan potensi, bakat yang dimiliki anak usia dini seoptimal mungkin.
“Meningkatkan motivasi tenaga pendidik dalam melaksanakan tugas pembelajaran dan pengembangan anak usia dini,” jelasnya.
Berikutnya, menyentuh perkembangan bahasa, motorik, kepekaan irama, musik, rasa percaya diri, serta keberanian mengambil risiko.
Adapun peserta Gebyar PAUD adalah Anak Usia Dini yang terlayani pada Lembaga PAUD antara lain TK dan KB dari masing-masing kecamatan sejumlah 18, sehingga jumlah peserta sekitar 288 anak.
Sedangkan jenis lomba untuk anak PAUD Kelompok Bermain, yaitu memindahkan bendera sesuai warna, mengelompokkan biji-bijian, gerak lagu, melempar dan menangkap bola.
Jenis lomba untuk anak PAUD TK yaitu tari kreasi Siminal Siminul, menggambar dan mewarnai, bola tangan dan tembang Jawa dengan diiringi alat perkusi buatan sendiri.
“Juara I,II,III mendapatkan piala dan uang pembinaan. Juara Harapan I,II,III mendapatkan piala,” kata Aunur Rofiq, Kepala Dinas Pendidikan Blora.
Ia menyebut, penyelenggaraan Gebyar PAUD tingkat Kabupaten Blora dibiayai dari APBD Kabupaten Blora tahun 2022.
Usai membuka Gebyar PAUD 2022 dan melepas balon udara, Bunda PAUD Blora, Ainia Shalichah didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan, Nuril Huda, berkeliling meninjau sejumlah tempat lomba dan menyapa anak-anak yang ikut lomba.
Suasana pun makin semarak dan ceria saat Bunda PAUD Blora mengajak foto bersama orang tua anak, guru serta juri lomba. Bahkan Bunda PAUD sempat memborong aneka makanan yang dijual oleh Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan (HS-08).