in

Buat Film Dokumenter, Pj Bupati Jepara : Batik dan Kain Troso Keren

Perajin batik dari Jepara, @mamimacan memamerkan kain batik dengan motif macan tutul produksi. Setelag diikutsertakan di Lapak Ganjar, permintaan batik asal Jepara ini meningkat. (Foto : ppid.jatengprov.go.id)

 

HALO JEPARA – Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyata melakukan beragam upaya untuk mengangkat batik dan kain troso khas Jepara, agar dapat dikenal lebih luas.

Salah satunya melalui pembuatan film dokumenter mengenai batik dan troso, yang diinisiasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Jepara.

Proses pengambilan gambar dilaksanakan di Ruang Peringgitan, Pendapa RA. Kartini, Selasa (1/11/2022).

Dalam sesi tanya jawab, Pj Bupati Jepara mengatakan bahwa dirinya secara intensif menggandeng para desainer muda, untuk mengolaborasikan batik dan troso, melalui peragaan busana agar bisa mengikuti selera pasar.

“Kami juga melibatkan anak muda untuk menciptakan inovasi desain dan produk baru dari batik dan troso agar bisa dikombinasikan. Itu keren. Troso buatan Jepara tidak kalah dengan yang lain,” kata Edy, seperti dirilis jepara.go.id.

Pj Bupati Jepara juga turut menggerakkan para aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara, untuk mengenakan seragam batik dan troso.

Dia juga meminta masyarakat, untuk memakai batik dan troso dalam setiap kegiatan.

Melalui beragam upaya tersebut, Pj Bupati Jepara berharap batik dan troso Jepara, agar semakin dicintai, terutama oleh generasi selanjutnya. Para pemuda juga diharapkan bangga, mengenakan batik dan troso Jepara, yang telah menjadi masuk nominasi sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia, dengan domain kemahiran dan kerajinan tradisional.

Kepala Bidang Kearsipan Diskarpus Kabupaten Jepara, Budi Bawa Yuwana, mengatakan, film dokumenter yang akan ditayangkan pada laman diskarpus.jepara.go.id.

Film itu juga merupakan upaya pihaknya, untuk mendokumentasikan potensi yang ada kabupaten Jepara.

“Ini adalah program tahunan Diskarpus, yang bertujuan mengangkat kearifan lokal di Jepara. Agar generasi muda Jepara nantinya mengenal apa saja yang khas di Jepara. Misalnya jembul tulakan, lomban, perang obor, dan kuliner khas Jepara,” terang Bawa.

Selain Pj Bupati Jepara, nantinya yang akan menjadi narasumber dalam film dokumenter ini, adalah para pelaku kerajinan batik dan tenun troso di Jepara, paguyuban, serta para pemerintah desa. (HS-08)

Bupati Grobogan Serahkan Bantuan Pemulihan Ekonomi Bagi UMKM

Cegah Pungli, Mulai 1 November Pembayaran Uji Kir di Rembang Nontunai