in

Bupati Grobogan Serahkan Bantuan Pemulihan Ekonomi Bagi UMKM

Bupati Grobogan Sri Sumarni, memberikan sambutan dalam acara penyerahan secara simbolis, bantuan CSR dari Bank Jateng, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Pendapa Kabupaten Grobogan, Selasa (1/11/2022). (Foto : setda.grobogan.go.id)

 

HALO GROBOGAN – Bupati Grobogan Sri Sumarni menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor, dalam upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut antara lain dapat dilakukan melalui pemberian bantuan dana yang bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR), kepada masyarakat miskin, UMKM, pelaku ekonomi kreatif dan kelompok masyarakat lainnya.

Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni, dalam acara penyerahan secara simbolis, bantuan CSR dari Bank Jateng, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Pendapa Kabupaten Grobogan, Selasa (1/11/2022).

Total dana CSR Bank Jateng yang diserahkan Bupati Sri Sumarni, adalah Rp 918.000.000, untuk 1.054 penerima.

Bantuan tersebut, merupakan penyerahan tahap ke dua, setelah sebelumnya, yakni 1 Agustus 2022 lalu, diserahkan bantuan senilai Rp 250 juta untuk 250 orang anggota KTNA.

“Total bantuan yang kami serahkan sebesar Rp 918.000.000, diberikan kepada 1.054 penerima,” kata dia, seperti dirilis setda.grobogan.go.id.

Bupati Grobogan menyampaikan bantuan tersebut digunakan untuk beragam keperluan, seperti pinjaman bergulir UMKM, membeli produk UMKM, dan bantuan alat produksi dan pemasaran UMKM.

Tak hanya itu, bantuan tersebut juga diperuntukkan untuk dana operasional Anak Tidak Sekolah (ATS), yang kembali bersekolah, serta pemenuhan kebutuhan makan bergizi harian kepada masyarakat miskin, melalui program Rantang Kemiskinan.

Bupati Sri Sumarni menambahkan, bantuan itu juga dialokasikan kepada pemuda produktif Karang Taruna, bantuan operasional atlet difabel tuna grahita melalui Special Olympics Indonesia (Soina), serta bantuan sosial kemasyarakatan lainnya.

“Saya berharap agar berbagai bentuk bantuan yang diberikan, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sekaligus nanti menjadi bahan evaluasi kita ke depan, terkait pola penanganan kemiskinan dan peningkatan perekonomian masyarakat, melalui keterlibatan Dunia Usaha dengan CSR-nya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Grobogan, juga mengukuhkan Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Grobogan.

Dia menyampaikan harapan, KEK sebagai mitra Pemerintah, dapat memperkuat jejaring para pelaku ekonomi kreatif, termasuk UMKM di dalamnya, dan juga mengangkat potensi daerah.

“KEK menjadi mitra bagi pemerintah untuk dapat mendorong pengembangan ekonomi kreatif di masyarakat. KEK diharapkan dapat menguatkan jejaring para pelaku ekonomi kreatif termasuk UMKM di dalamnya, dan juga mengangkat potensi daerah”, ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah; Pimpinan Bank Jateng Cabang Purwodadi; Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait; Para pengurus dan anggota Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Grobogan; Ketua Karang Taruna, Soina, dan perwakilan UMKM Kabupaten Grobogan dan tamu undangan lainnya. (HS-08)

Polisi Sebut Dukun yang Diperiksa Dalam Kasus Iwan Boedi Berkaitan Dengan Saksi

Buat Film Dokumenter, Pj Bupati Jepara : Batik dan Kain Troso Keren