in

Bodri Culture Festival Sebagai Sarana Promosi Pariwisata Kendal

Ornamen kereta kencana hasil kreasi warga Desa Magersari dalam karnaval rangkaian Bodri Culture Festival, Jumat (25/8/2023).

HALO KENDAL – Ratusan warga Desa Magersari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal mengikuti pawai karnaval dalam rangka pembukaan Bodri Culture Festival 2023, Jumat (25/8/2023).

Peserta mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua nampak antusias mengikuti pawai, yang dimulai dari lapangan desa setempat.

Warga menghiasi diri dengan berbagai atribut, sambil membawa ornamen dan berbagai miniatur yang juga dihias. Mulai dari miniatur perahu, garuda raksasa sampai kereta kencana.

Warga berjalan secara tertib berurutan, sambil berjoget, diiringi dengan berbagai alunan musik melalui sound system yang mereka bawa, sehingga membuat suasana karnaval semakin meriah.

Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid yang membuka Bodri Culture Festival menyampaikan, pihaknya mendukung digelarnya Bodri Culture Festival, yang merupakan suatu kegiatan yang dibuat untuk mengangkat berbagai aspek budaya lokal melalui kreativitas.

“Dalam kegiatan Bodri Culture Festival event terdapat berbagai macam kegiatan di antaranya seni, musik, tari, kuliner dari UMKM dan kreativitas lainnya yang mewakili budaya lokal,” ujarnya.

Ircham menyebut, pihaknya berencana akan memasukkan event Bodri Culture Festival sebagai agenda kalender event tahunan, dalam rangka memajukan pariwisata di Kendal.

“Dengan kegiatan Bodri Culture Festival ini harapannya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap budaya, sekaligus sebagai sarana mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Kendal,” ujar Ircham.

Sementara itu, Kepala Desa Magersari, Muhyidin menjelaskan, kegiatan Bodri Culture Festival telah dilaksanakan tiga kali. Yaitu mulai tahun 2018, kemudian tahun 2019 dan yang ketiga di tahun 2023 ini.

“Desa Magersari termasuk desa yang berada di bantaran sungai Bodri Kendal, dan acara digelar di pinggir sungai Bodri dengan keanekaragaman budaya lokal sungai Bodri yang termasuk pesisir,” jelasnya.

Muhyidin memaparkan, rangkaian Bodri Culture Festival 2023 dimulai dengan kirab budaya, Selasa (15/8/2023), dan dilanjut dengan penilaian lomba gapura, Rabu (23/8/2023).

“Kemudian hari ini pembukaan Bodri Culture Festival sekaligus kita gelar karnaval, dan nanti malam ada pentas budaya campur sari,” imbuh Kades yang akrab disapa Kempu tersebut.

Selanjutnya, besok Sabtu (26/8/2023) digelar lomba dayung, dilanjut pesta rakyat dengan menampilkan singo barong dan malamnya digelar lomba jingle lagu Bodri Culture Festival sekaligus parade musik band.

“Untuk hari Minggu (27/8/2023) pagi digelar berbagai lomba untuk anak-anak, di antaranya lomba menggambar, lomba mewarnai juga lomba permainan seperti main kelereng. Siangnya acara penutupan, yang dihibur dengan konser dangdut ambyar menampilkan artis Jihan Aldi dan Tiara Amora diiringi New Amalia dari Rembang,” beber Muhyidin.

Dirinya berharap dengan digelarnya berbagai rangkaian Bodri Culture Festival, masyarakat Desa Magersari menjunjung tinggi dan nguri-uri budaya warisan pendahulu.

“Harapannya masyarakat Desa Magersari semakin kompak dan semakin kreatif, serta menjunjung tinggi dan nguri-uri budaya yang diwariskan para leluhur supaya tetap abadi,” ungkap Muhyidin.

Sedangkan terkait adanya wacana dari dinas terkait untuk menjadikan kegiatan Bodri Culture Festival menjadi kalender event, Muchfidin mengucapkan terima kasih atas perhatian dari pemerintah daerah.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Disporapar yang berencana memasukkan Bodri Culture Festival sebagai kalender event,” ungkapnya.(HS)

Deklarasi Bintang Garuda, Haris Rusly Moti: Kita Menangkan Pak Prabowo dengan Kampanye Sejuk dan Damai

Ganjar Merevitalisasi Kawasan PRPP Menjadi Community Recreation and Sports Hub