in

Berusia Setahun, RSUD Sukowati Tangen Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati beserta sejumlah pejabat, menghadiri HUT pertama RSUD Sukowati Tangen. (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN –  Tanggal 23 Juni 2023 merupakan hari spesial bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukowati Tangen, juga bagi Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Pada hari itu, keduanya merayakan ulang tahun. Bagi RSUD Sukowati Tangen, 23 Juni 2023 merupakan perayaan pertama ulang tahunnya. Adapun bagi Kusdinar Untung Yuni Sukowati, pada hari itu dia berusia 49 tahun.

Momen spesial HUT Pertama RSUD Sukowati Tangen tersebut, diperingati dengan syukuran, dihadiri Bupati Kusdinar Untung Yuni, didampingi Wabup  H Suroto, Sekda Sragen, sejumlah Kepala OPD Kabupaten Sragen, dan Forum Usaha Daerah (FUD) Sragen.

Rombongan tiba di lokasi pukul 07.00 WIB kemudian langsung meninjau lokasi pembangunan gedung, di belakang rumah sakit.

“Insha Allah hari ini adalah hari yang luar biasa akan membawa berkah kepada kita semua. Kami seluruh civitas RSUD Sukowati Tangen, menghaturkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, yang telah mempercayakan dan memberikan kesempatan  pelayanan kepada masyarakat,” kata  Wisnu Retnaningsih, Direktur RSUD Sukowati Tangen, seperti dirilis sragenkab.go.id, Sabtu (24/6/2023).

Ia mengatakan satu tahun yang lalu saat diresmikan oleh Bupati Sragen, RSUD Sukowati Tangen hanya memiliki 75 karyawan.

Rumah sakit yang letaknya di utara bengawan tersebut, saat itu baru membuka pelayanan spesialis penyakit dalam dan pelayanan spesialis anak.

Kini RSUD Sukowati Tangen telah membuka semua pelayanan spesialistik dasar, yakni pelayanan spesialis penyakit dalam, penyakit anak, bedah, penyakit kandungan dan kebidanan, penyakit saraf, anestesi dan radiologi.

“Sebagai wujud kesungguhan dalam mengemban kepercayaan dari masyarakat kami berkomitmen untuk selalu mengutamakan kualitas layanan. RSUD Sukowati Tangen sudah terakreditasi Paripurna bintang lima oleh KARS pada awal Desember 2022 lalu,” terangnya.

Dia menjelaskan  sejak 18 April 2023, pihaknya telah bermitra dengan BPJS Kesehatan.

Untuk itu dia menghimbau agar masyarakat, tidak perlu khawatir karena RSUD Sukowati sudah bisa menggunakan kartu BPJS ataupun saraswati.

“Pelayanan pasien BPJS sudah dilayani sejak bulan Mei, pasien BPJS sudah melayani 100 pasien. Pasien umum sebulan ada 50an pasien. Saat ini, kami masih menunggu proses klaim dan BPJS-nya belum cair,” kata Wisnu.

Selain berkomitmen memberikan pelayanan yang maksimal, ia menerangkan saat ini RSUD Sukowati terdiri dari Gedung A (UGD), Gedung B, Gedung C  selanjutnya akan dibangun Gedung D yang akan digunakan sebagai ruang direksi beserta jajarannya. Termasuk ruang rapat dan ruang arsip.

“Gedung C itu dulu sudah ada di lantai 1 isinya intalasi gizi, laundri, IPSRS RS sekarang dinaikkan dilantai dua. Anggaran berasal dari APBD yang turunnya di Dinas Kesehatan.  Pelaksanan dan anggaran APBD melalui DKK. Khusus RSUD Sukowati Tangen hanya mengelola BLUD. Tahun ini kami ditargetkan Rp 1,2 milyar. Target sudah tercapai 48% sampai bulan Mei.”ujarnya.

Untuk itu dia berharap agar RSUD Sukowati Tangen dapat memberikan pelayanan kesehatan yang professional.

Serta mengedepankan mutu dan keselematan pasien sehingga mampu menjawab tuntutan serta harapan masyarakat akan pelayanan yang lebih baik, aman dan nyaman.

Sementara Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengatakan kehadiran RSUD Sukowati Tangen, diharapkan dapat memenuhi pelayanan masyarakat di wilayah utara bengawan yakni Singensumonar (Gesi, Tangen, Sukodono, Mondokan dan Jenar), Grobogan dan sekitarnya.

“Kalau ada masukan dan saran, misal ada perawat yang galak, menunggu obat terlalu lama. Atau apapun itu tolong untuk disampaikan kepada rumah sakit agar segera dilakukan perbaikan,” imbuh Bupati.

Kemeriahan ulang tahun RSUD Sukowati Tangen, diakhiri dengan pengundian doorprize, yang menghadirkan hadiah-hadiah berupa sepeda gunung, kulkas, kompor gas dan hadiah menarik lainnya. (HS-08)

Pantau Jemaah, Gabungan Tim EMT, P3JH, Linjam dan Petugas Sektor Disiagakan di Jalur Jamarat

Pejabat PBB Sebut Invasi Rusia ke Ukraina Ciptakan Bencana Kemanusiaan