HALO SEMARANG – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana berharap Indonesia mendapat lebih banyak wisatawan dari Arab Saudi.
Hal itu disampaikan Menpar Widiyanti Putri Wardhana, ketika melaksanakan kunjungan kerja ke Riyadh, Arab Saudi, dan melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pariwisata Kerajaan Arab Saudi, Ahmed Aqeel Al Khateeb.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Riyadh, belum lama ini, Menteri Widiyanti menyampaikan apresiasi, atas hubungan bilateral yang telah terjalin erat antara Indonesia dan Arab Saudi.
Ia menegaskan, hubungan yang dilandasi persaudaraan dan kepercayaan itu menjadi fondasi penting dalam memperkuat kerja sama sektor pariwisata kedua negara.
“Kami membahas potensi pertukaran wisatawan antara Indonesia dan Arab Saudi. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah terbesar wisatawan ziarah dan umrah ke Arab Saudi. Kami berharap Arab Saudi juga dapat mengirim lebih banyak wisatawan ke Indonesia, negara tropis yang kaya keindahan alam dan budaya, terutama saat musim libur panjang,” kata Menpar Widiyanti.
Pertemuan bilateral perdana ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menegaskan komitmen dalam menindaklanjuti nota kesepahaman bersama (MoU) pariwisata yang telah dirumuskan sebelumnya.
MoU tersebut mencakup tiga sektor prioritas, yaitu pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kunjungan wisatawan, serta investasi pariwisata di kedua negara.
Menteri Pariwisata Kerajaan Arab Saudi, Ahmed Aqeel Al Khateeb, menyambut baik inisiatif Indonesia tersebut.
Ia menegaskan komitmen pemerintah Arab Saudi untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam realisasi kerja sama di tiga sektor strategis itu.
Sidang PBB
Untuk diketahui, kunjungan Menpar Widiyanti ke Arab Saudi juga dalam rangka menghadiri sidang Majelis Umum Pariwisata PBB ke-26 pada tanggal 7-11 November.
Sidang yang penting ini akan berfokus pada “Pariwisata Berbasis AI: Mengubah Masa Depan” dan memperingati lima puluh tahun kerja sama di bawah badan pariwisata PBB.
Dalam pertemuan internasional ini, Arab Saudi akan menyambut lebih dari 160 negara anggota, organisasi internasional, dan pelaku industri global, untuk terlibat dalam dialog yang bertujuan untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan bagi industri ini serta membentuk pariwisata global selama 50 tahun ke depan.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke London, Inggris, pada 3–7 November 2025 untuk menghadiri World Travel Market (WTM) London 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pariwisata meluncurkan kampanye “Wonderful Indonesia: Go Beyond Ordinary” melalui 17 taksi hitam ikonik London yang dibalut desain promosi pariwisata Indonesia dan akan beroperasi selama delapan pekan di ibu kota Inggris itu.
Turut mendampingi Menteri Pariwisata dalam kunjungan ke Riyadh, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Diah Martini M. Paham. (HS-08)