HALO SPORT – Arman Tsarukyan makin percaya diri menatap duelnya kontra Islam Makhachev, juara kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC).
Penantang nomor 1 itu akan bertarung tanpa beban.
Laga Islam versus Arman bakal terjadi pada UFC 311, 18 Januari mendatang.
Akhalkalakets, julukan Tsarukan, bertekad membuat Makhachev berada dalam posisi tertekan menuju pertarungan.
Duel ini sangat dinantikan bagi pecinta olahraga seni bela diri campuran (mixed martial arts/MMA).
Keduanya sama-sama memiliki kemampuan gulat yang sangat baik dan juga berkembang dalam striking (pukulan dan tendangan).
Tsarukyan tak mau melewatkan kesempatan terbesarnya untuk merebut sabuk juara dari seorang murid Khabib Nurmagomedov itu.
Makhachev disebut-sebut amat sulit dikalahkan oleh orang-orang di divisinya.
Namun, Akhalkalakets tak gentar dengan nama besar jagoan asal Dagestan, Rusia itu.
Berstatus anak baru dan cuma punya waktu persiapan 3 minggu, Arman membuat Islam kewalahan kendati kalah angka mutlak pada 2019.
’’Saya akan berlaga tanpa ada tekanan. Saya hanya melakukan apa yang saya sukai,’’ kata Tsarukyan seperti dilansir dari Sportskeeda.
’’Sebaliknya, Islam memiliki gelar dan tim besar yang membantunya. Jika Islam kalah, dia bakal kehilangan segalanya,’’ tegas petarung berkebangsaan Armenia ini.
Makhachev datang dengan membawa sabuk juara dan titel petarung nomor 1 di UFC (pound for pound).
Dia juga sedang menjaga legasi kampung halaman yang dibangun Khabib.
Ini berbeda dari Tsarukyan yang motivasi awalnya untuk tampil di UFC cuma agar memiliki akun Instagram yang terverifikasi dan seragam tanding dari UFC.
Akhalkalakets punya catatan 22 kali menang dan 3 kali kalah.
Sementara rekor Makhachev adalah 16 kali menang dan hanya 1 kali kalah. (HS-06