in

Bersiap Gempur Para Pembalap Ducati

HALO SPORT – Pabrikan Italia, Aprilia bersiap menggempur para pembalap Ducati pada MotoGP Catalan di Sirkuit Catalunya, Montmelo, Barcelona, 24-26 Mei 2024.

Aprilia merupakan pemenang seri MotoGP Catalunya musim lalu melalui sapu bersih Aleix Espargaro dan Maverick Vinales.

El Capitan, julukan Aleix, dan Top Gun (Maverick) mendominasi balapan hingga meninggalkan lawan-lawannya dengan jarak yang jauh sejak paruh balapan.

Pencapaian kuat musim lalu bukan satu-satunya alasan kenapa Espargaro dan Vinales bersemangat untuk menghadapi Grand Prix (GP) Catalunya.

Ada faktor kedekatan mengingat keduanya sama-sama berasal dari wilayah Catalunya.

Aleix dari Granollers yang bisa dilihat dari sirkuit, sedangkan Vinales dari Roses.

’’Barcelona adalah sirkuit yang sangat saya sukai. Itu adalah balapan kandang bagi saya,’’ tutur Espargaro seperti dilansir dari Crash.

’’Treknya sangat cocok dengan gaya berkendara saya karena ada banyak tikungan cepat dan tak banyak tikungan hairpin yang pelan,’’ imbuhnya.

Bagian tikungan-tikungan cepat di Sirkuit Catalunya membuat Aleix percaya diri bisa melesat saat balapan.

Mengulang dominasi memang tak mudah karena faktanya Ducati sulit ditaklukkan.

’’Tahun lalu adalah akhir pekan terbaik dalam hidup saya dan tak akan mudah untuk mengulanginya,’’ ungkap Espargaro.

Vinales tak kalah bersemangat dan bertekad finis terdepan.

Podium dan kemenangan GP Catalunya untuk Vinales sebelumnya terjadi di kelas Moto3 dan Moto2.

Butuh tujuh tahun bagi dia untuk mengulangi pencapaian serupa di kelas MotoGP.

Pemenang MotoGP Americas 2024 itu juga punya ikatan emosional dengan mendiang sahabatnya, Luis Salom, yang meregang nyawa di Catalunya pada 2016.

’’Montmelo adalah trek yang saya sukai. Saya punya banyak kenangan bagus,’’ ungkap Vinales.

’’Ini adalah balapan kandang buat saya dan seluruh penggemar saya ada di sana. Mentalitas kami adalah tetap fokus sehingga kami akan tampil baik dan untuk memberikan 100 persen,’’ tandasnya. (HS-06)

Kalau Mau Menang Jangan Cuma Andalkan Main Bawah

Pochettino Pergi, Chelsea Buru Manajer Muda