HALO SEMARANG – Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti menyatakan timnya memberikan kebebasan untuk Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini.
Ducati belum membahas mengenai status pembalapnya, siapa yang akan jadi pemeran utama dan siapa pemeran pendukung.
Pada MotoGP 2022, Bagnaia sukses meraih gelar juara dunia.
Gelar yang begitu penting dan sudah dinantikan pabrikan asal Borgo Panigale, Italia ini sejak 15 tahun silam.
Menyongsong MotoGP 2023, tim pabrikan Ducati mendapat tambahan pembalap baru, yakni Bastianini.
Bastianini menggantikan Jack Miller yang kontraknya tak diperpanjang.
Bagnaia kemungkinan bakal mendapat tantangan kuat dari Bastianini.
Enea mengaku tak segan untuk melakukan duel dengan Pecco, sapaan akrab Bagnaia.
Kedua pembalap akan sama-sama menggunakan motor dengan spesifikasi terbaru.
Menurut Ciabatti, sejauh ini tidak ada pembicaraan mengenai siapa yang akan mendukung siapa.
Ciabatti menilai Bastianini akan dengan mudah menjalin kerja sama dengan Pecco dan membawa Ducati kembali berjaya.
’’Kami melihat mereka berdua memiliki kemungkinan yang sama untuk memperjuangkan segalanya. Sekarang Enea memiliki motivasi yang berbeda,’’ ungkap Ciabattti seperti dikutip dari Motorsport.
’’Saya pikir kami akan cukup tenang karena Enea tahu dia memiliki tanggung jawab lebih,’’ paparnya.
Dalam tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, 10-12 Februari lalu, Pecco menjadi yang tercepat kedua.
Dia masih kalah cepat dari adik tiri Valentino Rossi, Luca Marini.
Marini keluar sebagai pembalap tercepat dengan mencetak waktu 1 menit 57,889 detik.
Sementara Bastianini menguntit di peringkat keempat. (HS-06)