HALO SEMARANG – Fabio Quartararo, pembalap tim Monster Energy Yamaha, berharap masalah top speed pada motor YZR-M1 bisa teratasi pada MotoGP 2023.
Yamaha tak pernah memiliki motor tercepat pada MotoGP.
Pabrikan asal Iwata, Jepang, ini lebih fokus pada corner speed.
Tahun lalu Quartararo sering mati kutu begitu terjebak di tengah rombongan karena menyalip tak lagi mudah ketika ancaman disalip balik di trek lurus terus membayangi.
Quartararo berharap tes berikutnya di Sirkuit Sepang, Malaysia, soal top speed bisa teratasi.
Menemukan tenaga ekstra bukanlah perkara yang mudah.
Pasalnya, selain pabrikan harus memperhatikan ketahanan mesin, efek drag dari aerodinamika yang kini sangat krusial membuat para teknisi dipaksa menggali lebih dalam.
Satu manuver mereka yang mencuri perhatian adalah saat menerobos tradisi dengan merekrut konsultan dari luar, yakni mantan perancang mesin Ferrari di Formula 1, Luca Marmorini.
Mengenai perekrutan Marmorini, Direktur Tim Yamaha Massimo Meregalli menyatakan pengaruh pria yang juga pernah bekerja bagi Aprilia baru akan terlihat pada mesin musim 2024.
Adapun YZR-M1 2023 merupakan lanjutan dari pengembangan motor musim 2022.
Meregalli tetap percaya diri dengan potensi motor baru Yamaha kendati pada tes terakhir tidak berjalan sesuai harapan.
Tes pramusim bakal dilanjutkan di Sirkuit Sepang, 10-12 Februari yang didahului tes shakedown pada 5-7 Februari.
’’Dalam lima lap pertama, saya akan tahu apakah motornya bagus atau tidak, terutama soal top speed-nya,’’ ujar Quartararo seperti dilansir dari Speedweek.
Juara dunia MotoGP 2021 ini mengaku penasaran dengan potensi motor musim 2023. (HS-06)