HALO KENDAL – Sebagai bentuk kepedulian lingkungan dan keprihatinan adanya oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Pegandon, menggelar kerja bakti di wilayah Desa Puguh, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Minggu (5/5/2024).
Kerja bakti dengan cara menguruk tempat yang ditalut, dan disinyalir jadi tempat pembuangan sampah liar. Kegiatan ini diikuti puluhan anggota Pemuda Pancasila, dengan dibantu oleh warga setempat dan juga Kepala Desa Puguh, Rudiyanto.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Pegandon, Faturohman mengatakan, kegiatan yang ia lakukan bersama anggota dan juga warga, sebagai aksi keprihatinan atas tindakan oknum pembuang sampah yang tidak bertanggung jawab di wilayah Desa Puguh.
“Kegiatan kerja bakti berupa pengurukan lokasi yang digelar, berkoordinasi dengan Kepala Desa Puguh, Bapak Rudiyanto. Karena kami merasa prihatinan banyaknya sampah yang dibuang di lokasi ini secara liar oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Gus Fat sapaan akrabnya menegaskan, pihaknya bersama pemerintah desa akan melaksanakan pengawasan di sekitar lokasi, untuk mengetahui siapa oknum pembuang sampah tersebut.
“Kami juga memasang spanduk di sekitar lokasi untuk memberi imbauan, supaya oknum yang tidak bertanggung jawab, tak mengulangi perbuatannya,” tandasnya.
Selain itu apabila ada oknum yang kepergok membuang sampah liar, pihaknya akan melaporkan dan beekoordinadi dengan pihak Pemerintah Desa Puguh untuk ditindaklanjuti.
“Ya kita sifatnya hanya membantu menjaga lingkungan, supaya tidak ada oknum pembuang sampah liar lagi di sini, supaya lingkungan jadi bersih dan sehat. Untuk tindakan kepada pelaku pembuang sampah kita serahkan kepada pihak desa,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Puguh, Rudiyanto mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan anggota Pemuda Pancasila Pegandong atas kepeduliannya kepada lingkungan Desa Puguh. Menurut kades muda tersebut, persoalan sampah masih menjadi masalah utama di berbagai tempat. Dirinya menyebut, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan masih sangat kurang.
“Begitu melihat ada lokasi yang bagus untuk membuang sampah, kemudian si oknum mencoba membuang di lokasi itu. Jika aman, kemudian diulang-diulang kembali. Dan akhirnya, oknum lain yang melihat ada tumpukan sampah, jadi ikut-ikutan membuang sampah di sini,” ujar Rudiyanto.
“Supaya sampah yang dibuang tidak semakin menumpuk, maka kami bersama pengurus dan anggota Pemuda Pancasila Pegandon berinisiatif untuk menguruk lokasi. Semoga oknum pembuang sampah menjadi sadar dan tidak lagi membuang sampah secara liar di mana pun itu,” tandas Rudiyanto.(HS)