in

Bekali Pedagang Pasar dengan Literasi Finansial, Wali Kota Salatiga Ajak Buat Catatan Keuangan

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan ketika membuka Pelatihan Pengelolaan Keuangan bagi Pedagang Pasar bertema “Kelola Uang, Raih Peluang” di Mini Theater DPRD Kota Salatiga, baru-baru ini. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SALATIGA – Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan mengajak para pedagang untuk membuat catatan pemasukan dan pengeluaran, mengelola arus kas, perencanaan keuangan, serta menyisihkan sebagian hasil usaha untuk tabungan dan pengembangan usaha..

Hal itu disampaikan Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan ketika membuka Pelatihan Pengelolaan Keuangan bagi Pedagang Pasar bertema “Kelola Uang, Raih Peluang” di Mini Theater DPRD Kota Salatiga, baru-baru ini.

Pelatihan yang digelar Dinas Perdagangan Kota Salatiga ini, menjadi langkah Pemerintah Kota Salatiga dalam meningkatkan literasi dan keterampilan keuangan para pedagang pasar agar mampu mengelola hasil usaha secara lebih tertib, produktif, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut terkait pelatihan, Robby mengatakan pencatatan sederhana menjadi dasar untuk mengetahui kondisi keuangan usaha sekaligus membantu pedagang mengambil keputusan secara lebih tepat.

“Dengan membiasakan mencatat pemasukan dan pengeluaran, keuangan akan lebih tertata. Saya yakin manfaatnya akan dirasakan dalam pengelolaan usaha sehari-hari,” ujar Robby, seperti dirilis salatiga.go.id.

Dengan pengelolaan yang baik, pedagang diharapkan tidak hanya mampu menjaga modal, tetapi juga menangkap peluang untuk mengembangkan usahanya.

“Jangan sampai pelatihan ini hanya berhenti pada teori. Saya berharap ilmu yang diperoleh benar-benar diterapkan dalam kegiatan berdagang sehari-hari,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Zuli Rahayu, menyampaikan bahwa pasar rakyat memiliki peran penting sebagai sarana distribusi sekaligus penggerak perekonomian masyarakat.

Namun, pengelolaan keuangan usaha masih menjadi salah satu aspek yang perlu diperkuat.

Materi pelatihan meliputi pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, perhitungan modal dan keuntungan, pengelolaan arus kas, utang dan piutang, hingga penyusunan target serta perencanaan keuangan usaha.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Salatiga berharap para pedagang semakin cakap mengelola keuangan, menjaga perputaran modal, dan mengembangkan usaha sehingga turut memperkuat kemandirian ekonomi keluarga serta perekonomian daerah. (HS-08)

 

 

BMKG dan Organisasi Meteorologi Dunia Dorong Kolaborasi Sistem Peringatan Dini

Berada di Kawasan Tanaman Pangan, Empat Lokasi Pertambangan di Tunggulpandean Jepara Tak Berizin