HALO SEMARANG – Joan Mir harus mencari tim baru selepas keputusan tim Suzuki Ecstar yang akan mundur mulai musim depan.
Paco Sanchez, manajer Mir, menyatakan kliennya bakal berhenti membalap terlebih dahulu jika tidak mendapat bayaran yang layak dari tim peminat.
Sanchez ingin gaji Joan kurang lebih sama dengan yang dibayarkan Suzuki.
Kalau bayarannya di bawah yang diberikan Suzuki, Paco akan menolaknya.
Sanchez juga membicarakan mengenai kondisi honor yang diterima Remy Gardner yang juga kliennya.
Gardner, yang saat ini membela Tech3 KTM, diberikan bayaran yang tidak pantas.
‘’Kalau Remy bisa dipahami, tapi kami tak ingin begitu untuk Joan,’’ ujar Sanchez seperti dikutip dari Crash.
‘’Ini adalah bisnis besar seperti tenis, golf, dan sepak bola. Pembalap MotoGP adalah bintang dunia saat ini,’’ tegasnya.
Mir dilaporkan sedang menjalin negosiasi dengan Repsol Honda.
Ini adalah kesempatan emas bagi Joan untuk melanjutkan karier.
Namun, isu bayaran bisa membuat masa depannya sulit ditebak.
Pembalap asal Spanyol ini berupaya untuk mengamankan kans menjadi kandidat peraih gelar MotoGP 2022.
Saat ini Mir menempati peringkat kesembilan dengan mengemas 56 poin.
Dia tertinggal 46 angka di belakang peringkat pertama Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha). (HS-06)