in

Bawaslu Lantik 25 Anak Muda Kendal Jadi Garda Depan Pengawasan Pemilu

HALO KENDAL – Bawaslu Kabupaten Kendal resmi melantik 25 anggota Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu menjadi Dewan Saka angkatan pertama, melalui kegiatan perkemahan di Desa Pagertoyo, Kecamatan Limbangan, Kendal, 16 – 17 Oktober 2026.

Pelantikan berlangsung khidmat di bumi perkemahan dengan latar tebing dan api unggun, serta dihadiri langsung oleh jajaran Bawaslu dan pembina pramuka. Pelantikan oleh Pimpinan Saka, Muhammad Habibi.

Dalam sambutannya, Muhammad Habibi menyampaikan, bahwa 25 anggota yang terlantik terbagi ke dalam tiga Krida utama yang menjadi pilar pengawasan Bawaslu.

“Dalam pelantikan ini telah terlantik 25 anggota Saka yang terbagi menjadi tiga krida yakni Krida Pencegahan, Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran,” ujarnya.

Habibi berharap, pelantikan yang dirangkaikan dengan kemah bakti ini menjadi titik awal gerakan pengawasan Pemilu berbasis komunitas.

“Harapannya dengan dilantiknya anggota Dewan Saka melalui kegiatan kemah yang dilaksanakan pada 16 sampai 17 Oktober ini dapat menjadi titik awal pengawasan Pemilu berbasis komunitas, melalui gerakan pramuka yang berfokus pada pemilih pemula,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Pembimbing (Mabi) Saka Adhyasta Pemilu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin. Dalam keterangannya di sela api unggun pelantikan, ia menegaskan peran strategis Saka Adhyasta Pemilu sebagai agen sosialisasi pengawasan partisipatif.

“Hari ini Bawaslu Kabupaten Kendal dalam hal ini Dewan Saka Adhyasta Pemilu yang terdiri dari kawan-kawan yang sudah terpilih, harapannya adalah di dalam proses partisipasi. Karena Saka ini selaku badan yang memang mensosialisasikan program-program dari Bawaslu, tadi saya sampaikan minimal sosialisasi partisipasi pengawasan pemilu dari masyarakat,” tandasnya.

Amin menjelaskan, Dewan Saka yang dilantik ini programnya akan dikembangkan di pangkalan-pangkalan.

“Anggota di tingkat pangkalan, baik penggalang maupun penegak, tugasnya adalah sosialisasi bagaimana partisipasi aktif dari masyarakat terhadap pemilu,” jelasnya.

Amin menambahkan, Saka Adhyasta Pemilu harus menjadi laboratorium pendidikan politik bagi generasi muda.

“Kita jadikan ini satu bentuk pendidikan politik, agar kawan-kawan lebih giat di dalam mensosialisasikan dan melibatkan aksi dari semua anggota di pangkalan-pangkalan. Karena ke depan, pemilu ini kita bisa ikut mengawal demokrasi dengan baik,” imbuhnya.

Amin menyebut, ada program utama dari Bawaslu yang diharapkan dapat dijalankan dengan baik. Yaitu tiga pilar meliputi pencegahan, pengawasan, dan penindakan.

“Dengan adanya pelantikan hari ini, kawan-kawan tidak hanya menjalankan program di tingkat pangkalan, tetapi juga bersama-sama mengawal Pemilu yang lebih baik, berintegritas, dan lebih baik ke depannya,” pesannya.

Sementara itu, Pamong Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Kendal, Ali Mashudi, menaruh harapan besar pada kepengurusan Dewan Saka yang baru.

“Pada kegiatan pelantikan Dewan Saka Adhyasta Pemilu angkatan pertama ini, harapannya dengan adanya pelantikan Dewan Saka ini ke depan Saka Adhyasta Pemilu lebih menambah anggota baru lagi,” ungkapnya.

Ali menyebut, program kegiatan yang sudah terencana dalam kegiatan Musyawarah Saka ini nantinya akan dipegang oleh Dewan Saka.

“Termasuk pengembangan dari krida-krida yang diampu oleh masing-masing anggota Dewan Saka,” jelasnya.

Dengan dilantiknya 25 Dewan Saka ini, Bawaslu Kendal menargetkan penguatan pengawasan partisipatif hingga ke tingkat pangkalan sekolah, terutama untuk meningkatkan literasi kepemiluan di kalangan pemilih pemula.(HS)

Sambangi Gereja di Solo Baru, Kapolres Sukoharjo : Kami Ingin Membangun Komunikasi Terbuka

Jasad Pria Misterius Ditemukan di Musala Sendangsikucing Kendal, Polisi Lakukan Penyelidikan