HALO KENDAL – Membawa obor api abadi Mrapen, yang menjadi simbol api perjuangan tak pernah padam, 25 pelari dari berbagai daerah di Indonesia tiba di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kendal, Sabtu (18/5/2024), sekira pukul 10.45 WIB.
Obor api sebelumnya sempat menginap semalam di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah setelah menempuh perjalanan dari Mrapen, Kabupaten Grobogan dan akan dibawa menuju lokasi Rakernas V PDI Perjuangan di Jakarta.
Obor api diserahkan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Sumanto kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kendal Akhmat Suyuti didampingi jajaran pengurus struktural DPC, para Komandante, serta kader dari PAC maupun dari sayap PDI Perjuangan Kendal.
Suyuti mengatakan, setelah dari DPC PDI Perjuangan Kendal, obor api abadi Mrapen akan singgah di beberapa kantor DPC, sebelum nantinya tiba di acara Rakernas V PDI Perjuangan di Ancol, Jakarta.
“Selamat datang kepada Bapak Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bapak Sumanto bersama jajaran, serta seluruh pelari yang sudah membawa dan mengawal api abadi Mranggen hingga singgah di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kendal,” ujarnya.
Suyuti menjelaskan, dibawanya obor api abadi merupakan instruksi dari DPP PDI Perjuangan. Sehingga diharapkan, para pelari tetap sehat dan semangat, sehingga bisa tiba di acara Rakernas sesuai waktu yang ditentukan.
“Api abadi Mrapen ini juga sebagai penyemangat bagi kami, setelah hasil dari Pemilu atau pemilihan legislatif kemarin kurang menggembirakan bagi kita. Apalagi menghadapi pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan dilaksanakan sebentar lagi. Supaya semua semangat,” ungkapnya.
Salah satu pelari pembawa obor, Dwi Kurniawan, asal Jakarta mengungkapkan, dirinya bersama pelari lain berangkat dari Mrapen, Kabupaten Grobogan sejak Jumat (17/5/2024). Dikatakan, jumlah pelari yang membawa obor sebanyak 25 orang yang dibagi dalam lima tim, dengan cara estafet.
“Kami para pelari dari beberapa daerah, di antaranya dari Solo, Yogya, Jawa Tengah dan Jakarta sudah mulai dari Jumat kemarin, dengan start dari Grobogan Jawa Tengah. Estimasinya kita sampai di Jakarta 23 Mei nanti,” ujarnya.
Sementara acara pelepasan api abadi Mrapen dilakukan oleh Akhmat Suyuti yang secara simbolis menyerahkan kepada Dyah Kartika Permanasari, yang selanjutnya diserahkan kepada para pelari. (HS-06)