in

Babak Belur Dikeroyok, Warga Mijen Semarang Meninggal

Ilustrasi pengeroyokan

HALO SEMARANG – Wahyu Triyanto warga Sidodadi Kecamatan Mijen, Kota Semarang meninggal dunia usai dikeroyok oleh sejumlah orang. Pria berusia 43 tahun itu meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kondisi korban babak belur mengalami luka di sejumlah tubuhnya. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh kepolisian.

“Ditangani Polsek Mijen, sudah ada sejumlah orang yang diamankan,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena kepada wartawan, Rabu (4/9/2024).

Informasi yang diperoleh, korban mengalami sejumlah luka di kepala, wajah dan perut hingga korban mengalami luka lebam, luka terbuka, dan muntah-muntah. Kemudian ada juga luka bagian dahi, hidung, mata, bawah mulut, lutut dan kaki.

Korban dibawa ke IGD RS Permata Medika Senin (2/9/2024) sekitar pukul 23.00. Namun, nyawanya tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal pada Selasa (3/9/2024) sekitar pukul 05.20.

Sementara itu, Kapolsek Mijen Kompol Sutowo menyebut dalam kasus ini pihaknya sudah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Mereka yang diamankan juga masih dilakukan pemeriksaan penyidik Polsek Mijen.

“Iya, ada lima orang yang diamankan, warga Sidodadi (Mijen), sudah dewasa semua. Ini masih dalam pemeriksaan dan pengembangan,” bebernya.

Dirinya mengetahui kejadian ini setelah mendapatkan laporan dari warga melalui aplikasi Libas, Senin (2/9/2024) sekitar pukul 20.00 WIB. Kemudian anggota Polsek Mijen meluncur ke lokasi dan mendapati korban sudah babak belur.

“Ketika anggota piket tiba di lokasi, korban sudah kejadian (babak belur). Kemudian anggota piket menyarankan membawa ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak terselamatkan paginya,” terangnya.

“Kalau dari informasi awal, itu mereka yang diamankan merasa tersinggung dengan omongan korban, katanya kalau ngomong kasar, pernah jatuh. Tapi masih kita dalami, untuk mengetahui penyebab pastinya,” imbuhnya. (HS-06)

Imbauan Warga Waspadai Kebakaran, Dandim Demak Tekankan Pentingnya Deteksi Dini

Grobogan Siap Sebarkan Inovasi Pertanian dan Pelayanan Publik ke Daerah Lain