in

ASN Sragen Borong Aneka Penganan Produk UMKM Sragen di SCC

 

 

HALO SRAGEN – Keberadaan pojok UMKM atau Sragen Cluster Corner (SCC)  sangat menggugah semangat para pelaku industri UMKM di Kabupaten Sragen.

Inovasi dari Bapperida Kabupaten Sragen ini, menampung dan mengakomodasi produk unggulan Sragen, sebagai upaya membantu pemasaran aneka produk, mulai dari makanan kecil, batik, souvernir, dan lainnya.

Kepala Bidang Perekonomian, SDA dan Infrastruktur Bapperida Kabupaten Sragen, Wahyu Wardani, mengatakan SCC ini merupakan salah satu pojok UMKM, yang lokasinya berada di lingkungan kantor Bapperida Sragen.

Tempat ini khusus untuk memperkenalkan produk unggulan di Kabupaten Sragen.

Dijelaskannya, selain menyediakan tempat, pihaknya juga tidak memungut biaya sedikitpun kepada para pelaku UKM, alias gratis.

Dengan begitu diharapkan penjual tidak risau dengan urusan pembayaran sewa tempat dan pembelipun mendapatkan harga langsung dari penjualnya.

“Saat ini SCC telah menampung beberapa produk unggulan, seperti makanan olahan, kerajinan, kaos dan batik,” kata Wahyu Wardani, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Menurut dia, SCC yang telah berdiri sejak akhir 2021, awalnya ingin memperkenalkan produk-produk unggulan Sragen, kepada para tamu-tamu study banding di Kabupaten Sragen.

“Dengan banyaknya tamu kami ingin menampilkan produk-produk Sragen agar lebih dikenal secara luas,” kata dia.

Menurutnya  sejak berakhirnya pandemi Covid-19 kegiatan ekonomi mulai bangkit, Pemkab Sragen menurunkan Surat Edaran (SE) Nomor 518.3 tanggal 10 April Tentang Gerakan Siap Beli Produk UKM yang imbauannya seluruh ASN wajib membeli produk UMKM baik UMKM lokal maupun pasar tradisional.

“Ternyata dengan adanya imbauan tersebut, antusias masyarakat dan ASN sangatlah luar biasa,” kata dia.

ASN pun berbondong-bondong datang dan membeli produk UMKM Sragen.

“Kurang lebih dua minggu ada 50 pengunjung setiap harinya. Tidak hanya ASN di Lingkungan Setda namun luar Setda, para guru, organisasi wanita, tenaga kesehatan dan masyarakat umum,” jelasnya.

Menjelang Lebaran, pihaknya juga menyediakan Parcel, selain menjual pula berbagai produk UKM secara satuan.

Dia pun mengajak UMKM Sragen, untuk semuanya bergabung dalam wadah SCC, dengan menghubungi Bapperida.

Bisa pula menghubungi koordinator sekaligus pengelola SCC, Yayuk, yang juga sekretaris Gading Sukowati, yang diberi tugas mencatat barang dan ketentuan lainnya, termasuk harga.

Lebih lanjut Dani menambahkan dengan hadirnya SCC ditengah-tengah masyarakat khususnya ASN, produk-produk unggulan Sragen dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Saat ini pihaknya belum meghitung omset yang sudah diterima dan itu akan menjadi wewenang pemilik UMKM.

Jika sudah berjalan stabil, ke depan pihaknya akan meminta laporan secara rutin agar mengetahui perkembangan SCC selanjutnya.

Sementara pengelola SCC yang juga Sekretaris Gading Sukowati, Yayuk mengaku senang atas antusiasme masyarakat yang memborong produk-produk makanan olahan di SCC seperti emping garut, keripik ikan, keripik jamur, intip, nata de coco, ampyang dan lainnya.

“Produk yang ada di SCC ini kurang lebih ada 50-an lebih item. Harganya ini karena langsung dari UKM dan dikirim kesini jadi sangat murah sekali. Seperti macaroni krispi harganya hanya Rp 6 ribu. Karak organik daun kelor tanpa bleng Rp 11 ribu. Jadi mulai tanggal 11 April setelah edaran turun, SCC ini langsung diserbu pengunjung,” kata Yayuk.

Pihaknya mengharapkan tahun depan Pemerintah dapat membuat edaran jauh-jauh hari sebelum lebaran seperti awal puasa. Sehingga pelaku UKM yang belum tergabung di SCC dapat diakomodir lebih luas lagi.

“Keberadaan tempat ini saya share di grup UKM, yang ingin bergabung saya persilahkan. Jadi ini yang titip barang belum semuanya. Anggota binaan Gading Sukowati ada 200an pelaku UKM, yang bergabung disini baru sedikit,” imbuhnya.

Bagi para pembeli yang ingin berbelanja atau pelaku UKM yang ingin bergabung dapat mengubungi SCC, dengan contact person Agus Sufyani Hp 0815 6645 760 atau Yayuk  Hp 0813 2944 1234. (HS-08)

Komitmen Kembangkan Riset di Jateng, Ganjar Lantik Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah

Cek Kondisi Pasar Kembang Kemalang, Bupati Klaten Berjanji Bakal Merevitalisasi