in

ASEAN-BAC Perkuat Sektor Swasta dan Pemerintah dalam Pertumbuhan Ekonomi ASEAN

Ketua ASEAN-BAC sekaligus Ketua Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid menyampaikan laporan dalam pembukaan ASEAN Business and Investment Summit, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/9/2023). (Sumber : tangkapan Youtube Sekretariat Presiden)

 

HALO SEMARANG – Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC), sekaligus Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, menyampaikan bahwa sejumlah rangkaian kegiatan ASEAN-BAC dapat memperkuat sektor swasta dan pemerintah, dalam memajukan pertumbuhan ekonomi di ASEAN.

Hal itu disampaikan Ketua ASEAN-BAC, sekaligus Ketua Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, dalam keterangan pers, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (1/9/2023), usai menghadiri Pembukaan ASEAN Business Investment Summit Tahun 2023, di Istana Negara.

“Potensi yang dijelajahi, pertama adalah pasar ASEAN. Seiring dengan perjalanan menuju kemajuan, sangat penting untuk kita memahami bahwa perjalanan menuju pembangunan harus bermula dalam wilayah kita sendiri, ataupun pasar ASEAN,” ucap Arsjad, seperti dirilis setkab.go.id.

Arsjad menuturkan bahwa hal tersebut ditegaskan oleh pertumbuhan ekonomi ASEAN, yang melejit pada tahun 2022.

Selain itu, aliran penanaman modal asing atau foreign direct investment (FDI) ke wilayah ASEAN, mencapai 224 miliar Dolar AS.

“Pertumbuhan yang tangguh dari ekonomi ASEAN yang melejit sebesar 5,7 persen pada tahun 2022 dengan outlook positif terhadap pemulihan sektor jasa diperkirakan laju perdagangan barang juga total mencapai pertumbuhan yang kuat sebesar 14,9 persen atau mencapai total nilai 3,8 miliar Dolar AS,” tuturnya.

Arsjad menilai bahwa kekuatan ASEAN dalam menghadapi tekanan pasar eksternal, terletak pada hubungan antara negara-negara anggotanya, melalui kolaborasi yang inklusif dan harmonis.

“Dengan merawat hubungan ini ASEAN memperkuat daya saingnya dan menjadikan dirinya sebagai pemain berpengaruh di panggung global,” ujar Arsjad.

Selanjutnya, Arsjad menjelaskan bahwa selama satu tahun terakhir ASEAN-BAC telah merancang peta jalan yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ASEAN melalui lima pilar.

“Dalam penyusunan roadmap ini kami telah memilih dengan seksama lima pilar utama yaitu digital transformation ataupun transformasi digital, sustainable development, food security atau ketahanan pangan, health resilience ataupun kesehatan, dan trade and investment facilitation,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arsjad pun memastikan telah menyusun delapan program penting dalam agenda ASEAN Business and Investment Summit 2023 yang memiliki potensi besar untuk mempercepat pertumbuhan ASEAN.

“Potensi dari legacy project ini sangat besar dalam mendukung ekonomi digital, ketahanan pangan, ketahanan kesehatan, transisi ekonomi hijau yang inklusif serta perdagangan intra-regional di ASEAN,” tutur Arsjad.

Sebelumnya, Ketua ASEAN-Business Advisory Council (BAC), Arsjad Rasjid, dalam laporannya mengatakan pihaknya sejak Januari lalu, telah melakukan berbagai inovasi dalam reformasi ekonomi kawasan, yang dimotori oleh kalangan bisnis ASEAN.

Kegiatan yang dilakukan, Pertama, ASEAN-BAC sebagai badan yang mewakili sektor swasta di kawasan Asia Tenggara, telah melakukan roadshow ke seluruh negara ASEAN, untuk berdialog, menyatukan pemahaman, dan mencari solusi yang tepat.

“Kedua, kami telah menyusun delapan program warisan, yang berkontribusi nyata dalam integrasi ekonomi negara ASEAN,” kata dia, seperti disampaikan melalui akun Youtube Sekretariat Presiden.

Delapan program tersebut mencakup komitmen sektor bisnis untuk memajukan UMKM, meningkatkan konektivitas digital maupun infrastruktur, mengembangkan potensi pasar karbon maupun sistem ketahanan pangan dan kesehatan yang resilien di kawasan.

Ia juga mendengar optimisme pebisnis ASEAN, terkait potensi perdagangan dan investasi intra-ASEAN yang luar biasa.

Kawasan dengan populasi yang produktif dan kreatif serta kekuatan komoditas kawasan dalam rantai pasok global Global Supplay Chain itu, dinilai bisa dioptimalkan melalui satu kerangka ASEAN incorporated.

ASEAN incorporated akan menyatukan sektor publik dan swasta untuk bekerja sama dan bergotong-royong untuk membangun ASEAN menjadi motor utama ekonomi dunia.

“Kami kalangan pengusaha, mendukung penuh upaya agar ASEAN dapat menjadi pusat pertumbuhan dunia,” kata dia.

Kekuatan utama ASEAN, menurut dia bukan hanya pada sumber dayanya, namun juga ketahanan sebagai sebuah asosiasi negara yang solid, bertumbuh saling melengkapi.

“Kekuatan utama ASEAN bukan hanya berada pada sumber dayanya, namun juga pada ketahanan kita sebagai sebuah asosiasi negara yang solid, bertumbuh dengan saling melengkapi atau kita sebut complimentary economy,” kata Arsjad Rasjid.

Arsjad mengemukakan konsep tersebut pun dipromosikan dalam roadshow yang digelar ASEAN-BAC sepanjang Keketuaan Indonesia untuk ASEAN pada tahun 2023. (HS-08)

Wujudkan Perguruan Tinggi Keagamaan Berkelas Dunia, Kemenag Bersinergi dengan RIT New York

Ikuti Keputusan Petinggi Ducati