HALO SEMARANG – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), meminta Pemerintah Pusat memfasilitasi para pedangan pasar tradisional, agar bisa memanfaatkan digital marketing.
Ketua umum APPSI, Sudaryono mengatakan, untuk saat ini, pihaknya masih terus mendorong para pedangang pasar tradisional, agar bisa memanfaatkan pasar digital, agar mereka tak tertinggal, tetap eksis, dan dapat berkembang.
Walaupun demikian, para pedagang itu juga membutuhkan bantuan Pemerintah, agar bisa mengakses pasar digital.
“Mengenai pasar online itu memang kami sedang gaungkan. Kami juga ingin mendapatkan bantuan dari Kementerian Pedagangan,” kata Sudaryono, saat menghadiri Musyawarah Wilayah Daerah 3 (Muswill III) APPSI Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Tengah, Sabtu (08/01/2022).
Dia berharap dengan adanya dorongan dari Pemerintah Pusat, pedagang di pasar tradisional tisdak akan tertinggal oleh kemajuan zaman.
“Supaya kawan-kawan ini tidak ditinggal jangan sampai begitu susah harga naik ini, inflasi tinggi pedangan pasar yang di uber-uber tapi begitu ada hal-hal menyenangkan nanti kita yang ditinggal jadi kami mendorong digitalisasi pasar itu pedangan pasar juga dilibatkan,” ujar sudaryono.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPW APPSI Jawa Tengah, H Suwanto menilai pentingnya para pedagang pasar tradisional untuk bisa memanfaatkan pasar secara digital.
Mengingat, saat dalam pandemi covid 19 ini, banyak yang menggunakan secara virtual, mulai dari transaksi jual beli yang dilakukan hanya tinggal di rumah saja.
“Perpindahan pasar digital untuk saat ini sangat penting, karena banyak masyarakat menggunakan pembelanjaan melalui online, sehingga para pedagang harus juga mengikuti hal tersebut. untuk saat ini, kami masih melakukan beberapa edukasi kepada para pedagang,” tutur Suwanto.
Tak hanya itu saja, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutannya yang diwakili oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, juga menyampaikan bahwa para pedangang pasar ini menjadi salah satu pengerak rodak perekonomian.
Ia Menilai dari mulai transaksi yang dilakukan olah para pedangang tradisional untuk saat ini sangat cukup tinggi, sehingga hanya didorong secara perlahan untuk bisa menuju ke pasar digital supaya juga bisa meningkatkan keuntungan yang bisa didapatkan.
“Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, jual beli virtual atau online bisa sangat menguntungkan para pedangang pasar maupun tradisional, karena melihat minat belanja lebih tinggi, serta kenyaman menjadi salah satu alasan masyarakat memilih pasar online lebih efektik dilakukan saat pandemi seperti ini,” Baca Santoso (HS).