Apparel Klub Liga 1 Gandeng Rhino Indonesia

Dimas Yustisia Putra, CEO DJ SPORT (tengah) bersama CEO Rhino Indonesia Herbit (kanan). (Foto/istimewa).

 

HALO SPORT – Penyedia jersey tim Liga 1, DJ Sport Apparel, menggandeng Rhino Indonesia dalam penggunaan bahan baku sablon polyflex terbaik. Dengan adanya kerja sama itu, apparel yang diproduksi DJ Sport, bakal makin berkualitas dan nyaman digunakan oleh pemain sepak bola.

Menurut Dimas Yustisia Putra, CEO DJ SPORT, dengan adanya kerja sama yang berdurasi satu tahun ini, kualitas jersey yang diproduksi bakal meningkat dan lebih baik. Dimas menuturkan kerja sama itu tidak terlepas dari latar belakang atau historis dari dua brand lokal itu, yang sama-sama ingin berkembang.

Apalagi, bahan baku sablon polyflex dari Rhino sudah mendunia karena sudah diekspor ke beberapa negara.
Selain itu, klub-klub Liga 1 seperti Persib Bandung dan Arema FC serta klub futsal, Cosmo FC telah memakai produk dari Rhino. Sementara, DJ Sport sendiri menjadi apparel klub Persita Tangerang di Piala Menpora 2021.

- Advertisement -

“Kerja sama ini bisa terjalin karena latar belakang atau historis kami yang sama-sama brand lokal. Kami memiliki visi sama yaitu mengembangkan brand lokal sehingga memiliki chemistry. Dengan kerja sama ini, kualitas dari jersey kami akan lebih baik. Dan itu yang akan kami tawarkan ke klub-klub sepak bola yang memakai jersey DJ Sport,” ujar Dimas di Solo, Kamis (8/4/2021).

“Produk jersey Indonesia itu sudah terkenal di mancanegara. Klub-klub sepak bola Eropa seperti Inter Milan dan Chelsea memakai jersey yang diproduksi di Indonesia. Ini menunjukkan kualitas jersey dari Indonesia sudah diakui. Tetapi kami tak ingin Indonesia hanya menyumbang Sumber Daya Manusia (SDM) tetapi produknya juga harus mendunia,” kata dia.

Dimas merasa perlu meningkatkan kualitas jersey setelah ada insiden bahan polyflex pemain Persita terkelupas di pertandingan Piala Menpora 2021.
Dia memastikan insiden itu tidak boleh terulang sehingga DJ Sport harus memiliki bahan polyflex yang kuat.

“Saya ingat insiden itu terjadi di menit 93. Ada yang menyampaikan tentang insiden itu. Jadi, saya pastikan itu tak terulang sehingga harus mendapatkan bahan yang berkualitas,” ucapnya.

Sementara, CEO Rhino Indonesia Herbit menuturkan, bila pihaknya memang mendukung merek apparel lokal. Menurut dia Rhinolex dari produknya akan menjadikan kualitas jersey tidak kalah dengan apparel luar negeri.

“Produk dari Rhino memiliki ketahanan panas yang lebih baik. Bahkan bahannya bisa diseterika. Apalagi, jersey pemain klub di Indonesia kerap dicuci dan dipakai lagi. Jadi, kualitas jersey klub harus lebih baik. Saya yakin produk jersey Indonesia tidak kalah kualitas dan bisa bersaing dengan luar,” kata Herbit.

Dengan ditingkatkannya kualitas produk DJ Sport melalui kerja sama itu tidak menutup kemungkinan menjadikan harga jersey klub mengalami kenaikan.

Namun Dimas belum memastikan apakah bakal menaikkan harga jersey. Menurut dia kenaikan harga produk dipengaruhi berbagai aspek.

“Kami belum tentu menaikkan harga jersey. Banyak aspek sebelum menentukan apakah harga naik atau tidak,” pungkas Dimas.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.