HALO SEMARANG – Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang akan menjamin keamanan pangan agar tidak terjadi musibah keracunan pada siswa seperti yang ada di beberapa daerah lain, setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah mereka pada beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Kota Semarang, Endang Sarwiningsih menjelaskan, pihaknya akan siap jika nanti dilibatkan dalam program MBG yang sudah dimulai pada 6 Januari lalu di 190 titik seluruh Indonesia, termasuk salah satunya di Semarang.
“Kita juga telah siapkan anggaran di APBD Kota Semarang di Dinas Ketahanan Pangan tentang Pemeriksaan Laboratorium untuk bahan pangan segar yang belum diolah, kita sudah siapkan,” paparnya, Selasa (21/1/2025).
Pemeriksaan pangan ini, lanjut dia, untuk memastikan benar-benar makanan yang dikonsumsi siswa bebas dari zat berbahaya, seperti borax, pewarna makanan, dan lainnya.
“Memang sementara ini, informasinya terkait dana dari kesehatan keamanan pangan ini sendiri dihandle dan dikerjasamakan dengan BPPOM. Jadi kami sampai saat ini juga belum ada petunjuk teknisnya. Prinsipnya kami akan backup pelaksanaan program ini dan kami siap untuk berkolaborasi dengan semua instansi terkait,” imbuhnya.
Selain keamanan pangan, di sisi lain, pihaknya juga mendukung dengan menyiapkan akses pangan yang mudah dijangkau dan menjaga stok ketersediaan pangan serta kestabilan harganya.
“Dengan membentuk kios-kios pangan yang bernama Lumpang Semar. Di mana, gabungan dari para petani membentuk semacam Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Lumpang Semar Sejahtera, untuk mendistribusikan hasil panen mereka. Kalau tidak mencukupi bisa kerja sama dengan petani di daerah lainnya,” kata dia.
“Harapannya, harga bisa wajar karena ditentukan oleh petani sendiri. Dan kami melibatkan pedagang kecil yang sudah memiliki usaha sembako sebelumnya, sehingga terjadi perputaran ekonomi. Ini sekaligus untuk dekatkan akses ke masyarakat yang diperkuat dengan Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman), juga pemasoknya bisa dari Bulog, BUMD Provinsi, maupun pihak lainnya,” pungkasnya.(HS)