in

Angka Perjalanan selama Angkutan Lebaran 2026 Meningkat, Fatalitas Kecelakaan Turun 31,19 Persen

Penutupan Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 (1447 H) di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Senin (30/3/2026). (Foto : kemenhub.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kementerian Perhubungan RI mencatat angka perjalanan selama angkutan Lebaran 2026 mengalami peningkatan, namun angka kecelakaan dan fatalitasnya mengalami penurunan.

Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi dalam acara penutupan Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 (1447 H) di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Senin (30/3/2026).

Menhub menyampaikan, berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD), jumlah orang melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran (13-29 Maret 2026) mencapai 147,55 juta orang atau naik 2,53 persen dari hasil survei sebanyak 143,92 juta orang.

“Penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini merupakan kerja besar bersama, yang melibatkan koordinasi lintas sektor secara intensif, baik antarkementerian / lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi, maupun seluruh pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan arus balik dengan aman, selamat, dan lancar,” kata Menhub Dudy, seperti dirilis kemenhub.go.id.

Dari total jumlah penumpang angkutan umum, Menhub menyebut terdapat kenaikan 10,87 persen selama masa Angkutan Lebaran tahun ini, dibandingkan tahun sebelumnya, dari 21,23 juta penumpang menjadi 23,54 juta penumpang.

Adapun rincian per moda transportasi moda angkutan jalan sebanyak 3,89 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 11,64 persen dibandingkan 2025 yaitu 3,49 juta penumpang.

Selain itu pengguna moda angkutan laut sebanyak 2,02 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 9,86 persen dibandingkan 2025 yaitu 1,84 juta Penumpang.

Untuk moda angkutan udara sebanyak 4,77 juta penumpang, juga mengalami kenaikan sebesar 6,97 persen dibandingkan 2025 yaitu 4,47 juta penumpang.

Sementara pengguna moda kereta api, sebanyak 7,31 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 10,13 persen dibandingkan 2025 yaitu 6,64 juta penumpang; dan moda penyeberangan sebanyak 5,52 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 15,36 persen dibandingkan 2025 yaitu 4,79 juta penumpang.

Sementara dari sisi keselamatan, data Kepolisian Negara Republik Indonesia menunjukkan jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas selama masa Angkutan Lebaran 2026 sebanyak 3.517 kejadian, mengalami penurunan sebesar 6,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan total 3.754 kejadian.

Fatalitas kecelakaan pun mengalami penurunan sebesar 31,19 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dengan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan sebanyak 300 jiwa, dibanding Angkutan Lebaran 2025 sejumlah 436 jiwa.

“Capaian ini patut kita syukuri, namun juga harus kita jadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Saya ingin menekankan kembali bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi. Tidak boleh ada kompromi dalam aspek kelaikan sarana, kesiapan prasarana, maupun kepatuhan terhadap standar operasional,” ujar Menhub Dudy.

Menhub Dudy terus mendorong penguatan keselamatan, termasuk pelaksanaan ramp check, pengawasan di lapangan, serta pengendalian lalu lintas yang terintegrasi.

Demikian pula dengan pemanfaatan teknologi dan sistem informasi untuk meningkatkan respons terhadap dinamika di lapangan.

Di sisi lain, kualitas pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan. “Transportasi haruslah menjadi sebuah upaya memindahkan orang dan barang, seraya menghadirkan rasa aman, nyaman, dan memberikan kepastian kepada masyarakat,” lanjut Menhub.

Pada kesempatan ini, Menhub Dudy mengapresiasai kerja keras, dedikasi, dan sinergi semua pihak, di antaranya seluruh kementerian / lembaga terkait, seluruh jajaran Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, operator transportasi di semua moda, jajarn Polri, TNI, dan seluruh pihak yang telah bekerja tanpa kenal lelah selama periode Angkutan Lebaran tahun ini.

Ucapan terima kasih dan penghargaan secara khusus juga disampaikan Menhub Dudy kepada seluruh lembaga pemberitaan, media massa, para jurnalis nasional, atas pemberitaan yang informatif, lengkap, dan jujur selama masa Angkutan Lebaran 2026 sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan lengkap mengenai situasi perjalanan mudik dan balik.

“Dan tentu saja, saya harus menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mematuhi arahan petugas serta berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan,” imbuh Menhub.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii, beserta seluruh Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Perhubungan.(HS-08)

 

 

Kehadiran AI Harus Perkuat Proses Berpikir Kritis Peserta Didik

Kementerian Ekraf Tegaskan Dukungan untuk Ekosistem Gim di Perayaan 8 Tahun PUBG Mobile