in

Ajang Tugu Muda Race Tahun 2022, Dukung Pengembangan Sport Tourism di Semarang

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Fravarta Sadman saat acara Welcome Dinner Tugu Muda Race 2022 di Komplek Balai Kota Semarang, Sabtu (4/6/2022).

HALO SEMARANG – Ajang balap sepeda tahunan yakni Tugu Muda Race 2022 yang digelar di kawasan Banjir Kanal Barat, Kota Semarang, selain diperuntukan untuk atlet beradu cepat di lintasan sepeda, juga dimaksudkan mendukung pengembangan sport tourism. Untuk itu, Pemerintah kota Semarang melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) dengan memfasilitasi Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Semarang menggelar event Tugu Muda Race kali ini di Kawasan Banjir Kanal Barat, Kota Semarang pada Minggu (5/6/2022).

Diharapkan pembalap sepeda, selain berlomba juga bisa menikmati lintasan yang telah disulap makin cantik. Karena pemandangan di Banjir Kanal Barat yang saat ini sudah berubah makin bersih, rapi dan tempat rekreasi warga.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Fravarta Sadman menjelaskan, dalam ajang Tugu Muda Race ini menawarkan lintasan kepada pembalap sepeda yang tentunya menarik, tidak di lintasan balap jalan raya maupun velodrom. “Event ini salah satunya untuk mendukung pariwisata khususnya sport tourism, konsepnya dengan menyiapkan venue yang menaik, tidak di jalan raya maupun velodrom. Mereka mengelilingi kawasan Banjir Kanal Barat dengan pemandangan yang telah rapi, bersih, dan juga untuk kegiatan olahraga air warga dan wisatawan, seperti jet ski, festival perahu,” katanya, usai acara welcome dinner Tugu Muda Race 2022 di hall Komplek Balai Kota Semarang, Sabtu (4/6/2022).

Dikatakan Fravarta, yang membedakan dengan tahun sebelumnya, dari jumlah peserta tahun ini lebih banyak. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme pembalap sepeda yang ingin berpartisipasi di event ini.

“Kami dapat informasi kalau hari ini (Sabtu, 4 Juni 2022-red) ada sebagian peserta yang mengikuti balap sepeda di Tegal. Hal ini yang membuat peserta dari luar kota, dan provinsi lainnya juga banyak yang akan hadir. Karena banyak event yang hampir bersamaan tidak terlalu jauh lokasinya, sehingga kemungkinan besar ikut bergabung dengan yang ada di Semarang. Mereka antusias sekali bisa sekaligus mengikuti semuanya,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu saat menghadiri acara juga memberikan apresiasi karena antusiasme peserta dalam ajang Tugu Muda Race 2022 mencapai ribuan peserta. Dan paling banyak diikuti dari perwakilan atlet dari provinsi Jawa Tengah, lalu peserta dari Kota Semarang. “Total peserta sebanyak 1.037 orang. Ini membuktikan kalau ajang balap sepeda Tugu Muda Race di Semarang disambut animo yang luar biasa dari peserta, “katanya.

Diharapkan, peserta bisa menikmati wisata saat berada di Kota Semarang, dan sekaligus bisa berprestasi dalam ajang yang sudah masuk kalender kompetisi PB ISSI Kota Semarang. Hadir dalam acara tersebut Ketua ISSI Kota Semarang, Adi Wibowo dan jajaran Dispora.

Sementara, penanggungjawab atau Head of Cervelo Indonesia, Heri Kombes menambahkan, pihaknya mengapresiasi event Tugu Muda Race 2022 ini. Karena bisa sebagai pembinaan anak usia dini di bawah 10 tahun, yakni menggunakan jenis BMX. Maupun umur 12 tahun ke atas yang memakai jenis road bike, untuk lintasan lomba jalan raya.

Biasanya pemakaian road bike atau sepeda balap disesuaikan dengan kondisi alam geografi tergantung para rider bermukim masing-masing. Seperti di Jakarta, Surabaya lebih banyak memiliki kontur jalan datar, ada gunung tapi jauh. Mereka yang tinggal di Jakarta, membeli tipe Aerobike. Sedangkan wilayah, Semarang dan Jogja senang beli allrounder bike. Karena bisa untuk jalur perbukitan. Sementara Bandung dan Solo dengan kontur menanjak, turunan akan pilih tipe climbing bike,” paparnya.

Diterangkan dia, kondisi geografi atau kontur mempengaruhi pemakaian sepeda balap yang berbeda pula. “Kalau untuk ajang Tugu Muda Race (TMR), secara umum punya kontur jalan raya flat. Jadi hitung-hitungan dari sisi jalan geogmetri, rider yang menggunakan tipe erobike lebih diuntungkan karena sesuai peruntukannya di jalan datar,” terangnya.(HS)

Anaknya Diduga Dipukuli Orang Di Jalan Tol, Ini Komentar Anggota DPR RI, Indah Kurnia

Ribuan Peserta ikuti Gowes Sepeda Bahagia KNPI Bersama Wabup Kendal