in

Pendaftaran Kelas Khusus Olahraga di Kendal Mulai Dibuka

Para pendaftar Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMP Negeri 1 Kendal, Kamis (27/4/2023).

HALO KENDAL – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, kembali menggelar seleksi Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMP Negeri 1 Kendal.

Hari pertama dibuka, Kamis (27/4/2023) sudah ada 19 anak yang mendafatar. Dari 19 anak tersebut, yang sudah lengkap persyaratannya baru 11 anak, sedangkan sisanya sedang melengkapi.

Kepala SMP Negeri 1 Kendal, Nur Buditomo mengatakan, pendaftaran program KKO dibuka mulai 27 April – 2 Mei 2023. Nantinya kelas KKO hanya menerima 32 siswa.

“Pendaftaran dibuka pada hari ini tepat tadi jam 07.00 WIB dengan cara online. Sedangkan untuk offline yaitu apabila calon siswa mengalami kesulitan saat mendafatar melalui online,” terangnya.

“Untuk tahun ini, Alhamdulillah pada hari pertama dibuka sudah ada 19 pendaftar. Artinya kepercayaan masyarakat terhadap program KKO SMP Negeri 1 Kendal cukup baik,” imbuh Nur Buditomo.

Dijelaskan, untuk menjadi peserta didik KKO, para pendaftar harus mengikuti serangkaian mekanisme persyaratan maupun seleksi yang telah ditentukan. Adapun serangkaian tes tersebut di antaranya psikotes, pemanduan bakat (Sport Search) serta tes fisik.

“Pendaftar harus melengkapi berkas-berkas pendaftaran termasuk piagam. Setelah itu kita evaluasi dan baru nanti tanggal 4 Mei 2023 akan ada proses berikutnya yaitu serangkaian tes,” jelas Nur Buditomo.

Ditegaskan, tujuan program KKO adalah untuk menitipkan anak-anak berprestasi di bidang olahraga, yang nantinya pada masa depan akan berkiprah di lingkup yang lebih luas, tidak hanya di Kendal, namun juga nasional hingga tingkat internasional.

Meski demikian, Nur Buditomo mengaku, program KKO di Kendal masih butuh perhatian. Salah satunya, terkait sarana prasarana serta pelatih cabang olahraga.

“Kalau melihat kondisi sekarang dimungkinkan akan bertambah pelatih, karena akan ada dua kelas. Dan akan ada cabor baru nantinya. Saat ini masih 11 cabor. Kita akan laporkan seluruh proses ke dinas terkait. Kalau memang memerlukan tambahan pelatihan ya kita akan minta bantuan,” ungkapnya.

Sementara, Koordinator KKO yang juga Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMP Negeri 1 Kendal, Mahbub Setiawan menjelaskan, program KKO merupakan kerja sama antara Disdikbud Kendal, Disporapar Kendal, dan KONI Kendal.

“Jadi calon siswa akan mengikuti psikotes, kemudian tes minat dan bakat, serta tes fisik. Untuk leadernya ada di Disporapar Kendal, kemudian untuk pencaboran ada di KONI. Selain itu juga dilakukan tes wawancara kepada orang tua, untuk kesanggupan mengikuti program KKO ini,” beber Mahbub yang juga pengurus KONI Kendal.

Seorang anak yang mendaftar KKO, Handaru Kusuma Widjaya, dari SDN 1 Ngampelkulon, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal mengatakan, tujuan dirinya mendaftar KKO adalah untuk meningkatkan kemampuannya dalam olahraga beladiri Jiujitsu.

Dirinya yang pernah menyabet peringkat dua, dalam kejuaraan Piala Tetap Bupati Wonogiri tahun 2021 tersebut berharap, dengan mengikuti KKO, nantinya ia bisa menjadi atlet berprestasi, yang bisa membawa nama baik Kendal.

“Semoga saya bisa diterima di Kelas Khusus Olahraga di SMP Negeri 1 Kendal. Sehingga saya bisa berprestasi, dan membawa nama baik Kabupaten Kendal juga membanggakan keluarga,” ungkap Handaru.(HS)

Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Jalan Pemuda Tutup Sementara

Evaluasi Arus Mudik, Ganjar; Alhamdulillah Tidak Ada Teriakan Soal Macet