HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengimbau pemudik di Kota Semarang bisa menikmati dan betah serta nyaman berada di Kota Semarang. Selain itu, pemudik juga memperoleh kesan yang baik selama menikmati liburan Lebaran di ibu kota Jawa Tengah ini.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap, selama momen Lebaran ini masyarakat dapat berkumpul bersama keluarga. “Dan dapat mudik dengan balik dan merayakan Lebaran dengan lancar dan tertib. Kami siap berkolaborasi dengan TNI,-Polri ,dan stakeholder lainnya guna mengamankan mudik dan balik momen Lebaran,” terangnya, Minggu (23/4/2023).
Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu menambahkan, dirinya tidak menggelar open house usai Salat Id di halaman Balai kota Semarang bersama masyarakat. Namun, dirinya hanya bersilaturahmi dengan masyarakat.
“Setelah menggelar Salat Id bersama masyarakat, saya akan menerima tamu untuk halalbihalal,”katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, guna antisipasi kepadatan kendaraan pemudik yang masuk di Kota Semarang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang akan mengambil langkah guna mengurai kemacetan. Misalnya di pusat keramaian masyarakat seperti di pusat perbelanjaan, tempat wisata, serta pusat kuliner atau oleh-oleh. Yakni selain menyiagakan personel yang selalu stanby terutama untuk membantu mengurai kemacetan arus lalu lintas, juga akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Agar kemacetan di tengah kota menjadi terurai kami mengambil beberapa langkah dengan melakukan rekayasa lalu lintas. Misalnya mengalihkan arus kendaraan di titik rawan kemacetan dan penumpukan kendaraan,” katanya.
Langkah lain, dengan menambah road barrier atau bisa penarikan manual di traffic light. Yang biasa diatur oleh Area Traffic Control System (ATCS), tapi kali ini diberlakukan manual atau tenaga manusia menyesuaikan dengan situasi, kondisi di lapangan.
“Sehingga di titik- titik yang membuat rawan macet kendaraan bisa diantisipasi. Seperti persimpangan dan gang jalan untuk keluar masuk kendaraan ke arah jalan raya sementara dialihkan arusnya agar tidak crowded,” papar Endro.(HS)