HALO SEMARANG – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut program mudik gratis, baik yang dilaksanakan Polri, maupun pihak lain termasuk pemerintah daerah dan perusahaan swasta, memberikan kontribusi terhadap pengurangan kepadatan arus lalu lintas di tol hingga arteri.
Hal tersebut diungkapkan Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan, di Command Center PJR Korlantas Polri, Km 29 Ruas Tol Jakarta-Cikampek, seperti dirilis tribratanews.polri.go.id.
“Mudik gratis sangat memberikan kontribusi terhadap pengurangan kepadatan arus lalu lintas di tol dan arteri,” kata dia.
Berdasarkan hasil simulasi prediksi arus mudik dengan angka 123,8 juta kendaraan, maka angka kendaraan melalui Jakarta-Cikampek bisa melebihi 5.800 kendaraan.
“Tapi syukur Alhamdulillah, sampai jam 17.00 WIB (Selasa, 18 April 2023) angka tetap masih bertahan di 5.200-5.300 perjam,” jelas Dirgakkum.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memberangkatkan pemudik melalui Mudik Gratis Polri Presisi dari Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat (Jakpus).
Terdapat 23.000 pemudik yang diberangkatkan dalam program ini.
“Dengan adanya program mudik gratis Polri Presisi 2023 ini diharapkan berkurangnya keinginan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi dan menggunakan transportasi umum,” ujar Kapolri di lokasi pemberangkatan, Selasa (18/4/23).
Kapolri menyebut, program ini juga diharapkan mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas di jalanan. Para pemudik pun dapat sampai di kampungnya masing-masing dengan selamat.
“Harapan kami dalam program ini bisa membantu masyarakat dalam melaksanakan mudik dan bertemu sanak keluarga dan mengurangi risiko-risiko lain selama berlalu lintas dalam pelaksanaan mudik 2023,” jelasnya.
Di sisi lain, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengapresiasi apa yang dilakukan Polri hingga saat ini. Mulai dari persiapan mudik hingga upaya mengurangi kemacetan dengan mudik gratis.
“Ini satu kegembiraan bagi kami. Karena dukungan Polri luar biasa, bukan hanya di hari ini, tapi sejak kami melakukan survei. Apa yang dilakukan hari ini mandat Pak Presiden, Pak Kapolri pada saat Ratas sangat menguasai masalah dan sangat memberikan usulan jitu,” ungkap Menhub.
Selain Polri, pemerintah daerah di Jawa Tengah juga menyelenggarakan mudik gratis, termasuk menggunakan ratusan bus.
Pelepasan 9.035 orang peserta mudik gratis menuju Jawa Tengah, dilaksanakan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, di halaman Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII, Jakarta, Senin (17/4/2023).
Uniknya saat itu, setelah bendera start dikibaskan, ratusan bus itu mulai berjalan sambil membunyikan klaksos telolet.
Tampak Ganjar melambaikan tangan ke pemudik, yang sudah berada di dalam bus. Senyum peserta mudik membalas lambaian tangan gubernur.
“Mereka rasanya wajahnya semringah, senang sekali,” kata Ganjar, di sela-sela pelepasan mudik gratis bus Jateng di lokasi kegiatan.
Menurut dia, ada banyak bus dikerahkan dari sejumlah kalangan. Dari rilis Badan Penghubung Provinsi Jateng tercatat ada 212 bus, yang akan menyasar ke seluruh daerah di Jateng.
Mudik gratis ini merupakan rangkaian Pemprov Jateng menyelenggarakan mudik gratis. Sebelumnya, program ini dilakukan di Medan, Palembang Sumatera Selatan, dan Lampung, serta perjalanan kapal laut.
Sementara, Senin sore mudik gratis dilepas dari Bandung Jawa Barat, dan mudik gratis Jateng menggunakan kereta api pada Selasa (18/4/2023) malam di Stasiun Pasar Senen Jakarta.
“Harapannya bisa mudik dengan baik, dengan selamat, dari kepolisian sudah memberikan briefing agar hati-hati,” terang Ganjar, seperti dirilis jatengprov.go.id.
Dia berharap, semua peserta mudik menikmati mudik gratis. Sehingga kesan yang muncul adalah aman dan berkesan. (HS-08)