in

Rivalitas Sengit dalam Satu Garasi

HALO SEMARANG – Rivalitas sengit dalam satu garasi sepertinya akan sulit dihindari di tim pabrikan Ducati.

Juara bertahan Francesco ’’Pecco’’ Bagnaia dan Enea ’’La Bestia’’ Bastianini diyakini sama-sama memiliki ambisi tinggi di lintasan pada MotoGP 2023.

Memadukan Enea di samping Pecco bisa memunculkan persaingan seru di internal tim Lenovo Ducati.

Pada musim lalu, La Bestia mampu mengimbangi kecepatan Pecco.

Duet ini disebut-sebut bisa memunculkan duel panas lain seperti Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di Yamaha atau Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso di Ducati.

Namun, Marco Rigamonti, kepala kru Bastianini, mengaku optimistis duet ini bisa bersaing secara sehat.

’’Saya pikir jika seorang pembalap memiliki pembalap di sisinya yang dapat mendorongnya untuk melakukan yang lebih baik, itu adalah hal yang positif,’’ tutur Rigamonti seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Dalam pandangan Marco, Bastianini bakal menjadikan Bagnaia sebagai rival utama yang justru akan menguntungkan pembalapnya.

’’Jauh lebih baik memiliki dua ayam jantan di kandang yang sama. Saya telah menghabiskan banyak waktu bersama dengan mereka berdua dan akan sangat penting untuk sebuah tim,’’ papar Rigamonti.

Menurut dia, sangat penting punya dua pembalap yang begitu kuat bersama.

“’Kita akan lihat bagaimana kelanjutannya, tapi saya pikir itu adalah pilihan yang tepat,’’ tandasnya.

Potensi rivalitas Enea dan Pecco akan bisa dilihat pada MotoGP Portugal, 26 Maret mendatang.

Seri perdana itu juga bakal menjadi ujian pertama bagi semua pembalap karena ada lomba sprint pada Sabtu (25/3/2023).

Sprint race baru musim ini dilombakan. (HS-06)

Buka Kesempatan Lawan Si Peluru Lagi

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (24/3/2023)