in

Atlet Bulutangkis Indonesia, Syabda Perkasa Meninggal Usai Kecelakaan di Tol Pemalang

Insiden kecelakan di Tol Pemalang-Semarang KM 315+200 Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang pada Senin (20/3/2023).

HALO SEMARANG – Atlet badminton Indonesia, Syabda Perkasa Belawa (21) meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di Tol Pemalang-Semarang KM 315+200 Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang pada Senin (20/3/2023) sekira pukul 03.40 WIB.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika mengatakan, kejadian bermula kerika rombongan keluarga Syabda berangkat dari Bekasi sekitar pukul 23.00 WIB. Mobil yang ditumpangi Syabda bersama ayah, ibu dan saudaranya menabrak sebuah truk yang sedang berjalan di depan mereka.

“Rombongan berisi lima orang itu berangkat kurang lebih pukul 11 malam dari Bekasi. Semula korban S ini yang membawa kendaraan dari Bekasi, lalu di KM 57 di rest area Cikampek, Karawang, berganti pengemudi hingga TKP, yang mengemudikan adalah bapak dari korban,” ujar Yovan kepada wartawan.

Dalam insiden ini dua korban meninggal dunia.Ibu Syabda, Anik Sulistyowati meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka parah. Sementara Syabda meninggal dalam perawatan di rumah sakit.

“Dari kejadian ada dua orang meninggal, satu orang meninggal dunia di lokasi, perempuan, yang satu di rumah sakit. Dua korban tadi mengalami patah tulang,” katanya.

Sementara tiga anggota Syabda yang lain masih menjalani perawatan intensif di RS Al Ikhlas Pemalang. Mereka yakni, ayah, adik dan kakak Syabda.

“Tiga orang masih dalam perawatan intensif termasuk pemulihan kondisi psikologisnya. Dan baru saja kami melepas ambulan pembawa jenazah, kita kawal tadi sampai ke tujuan akhir ke rumah dukanya di Sragen,” tuturnya.

Ia menyebut, berdasarkan pengakuan Muanis (49), pengemudi sekaligus ayah Syabda, dirinya mengaku mengantuk saat tiba di TKP. Kondisi Muanis juga masih shock sehingga belum dapat memberikan banyak keterangan.

“Pengemudi saat ini sadar, masih shock luka ringan. Menurut pengakuan sementara karena kondisi masih shock yang bersangkutan memang mengantuk, kita masih dalami saksi dan bukti-bukti yang ada,” bebernya. (HS-06)

Barang Bukti Hasil KKN Penerimaan Bintara Polri 2023 oleh Oknum Polda Jateng Capai Rp 9 Miliar

Jasa Raharja Dukung Kampanye Disiplin Dan Tertib Berlalu Lintas Prajurit Kostrad