in

Camat dan Jurnalis Bakal Bersaing Sengit Racik Menu Masakan Stunting di Polder Tawang Semarang

Kegiatan rapat technical meeting lomba masak bertajuk (k)Ita Masak Asik yang dihadiri Widi Wicaksono, selaku koordinator lomba masak di Kantor Dinas Perikanan pada Selasa (14/3/2023).

HALO SEMARANG – Event lomba masak bertajuk (k)Ita Masak Asik yang digelar di Polder Tawang Semarang pada Sabtu (18/3/2023) nanti bakal berlangsung meriah dan seru. Event ini sudah lama ditunggu-tunggu dan disambut antusias masyarakat khususnya para peserta.

Peserta lomba masak dalam rangkaian Festival HPN (Hari Pers Nasional) 2023 dan HUT Kota Semarang ke-476, bakal terdiri atas perwakilan dari 16 kecamatan dan kalangan jurnalis. Lomba ini diadakan oleh Forum Wartawan Balaikota (Forwakot) Semarang dan Pemerintah Kota Semarang.

Widi Wicaksono, selaku koordinator lomba (k)Ita Masak Asik menjelaskan, lomba yang digelar beberapa hari lagi itu dijadwalkan mulai pukul 08.00 sampai selesai. Dengan durasi waktu lomba selama dua jam.

Widi menambahkan, nantinya peserta adalah perwakilan kecamatan dan jurnalis. Setiap kecamatan atau forum jurnalis mengirimkan perwakilan masing-masing satu tim.

“Dan satu tim terdiri dari dua orang. Semua peserta sudah konfirmasi bisa hadir dalam lomba masak besok. Bahkan, dari pak camat sendiri ada yang sudah konfirmasi ke panitia yang siap ikut meramaikan menjadi peserta lomba masak,” paparnya.

Sementara menu masakan sendiri, kata Widi, diambil dari buku karya Walikota Semarang, Hevearita G Rahayu atau Mbak Ita yang dikompilasi dalam Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia.

“Dari buku resep itu mengambil satu menu andalan, yaitu Soto Semarang,” imbuhnya.

Adapun ketentuan lomba masak, di antaranya peserta wajib membawa sendiri bahan yang diperlukan.

Bahan yang diperlukan antara lain nasi, tempe, telur puyuh, jeruk nipis, merica, jahe, lengkuas, serai, daun salam, bihun, garam, gula, tomat. Lalu daun bawang, toge, daun seledri, kol, bawang merah, bawang putih, cabai, ayam, dan kecap.

“Untuk kecap, dalam lomba tersebut telah mendapat dukungan dari kecap merek Sukasari,” tambah Widi.

Kemudian panitia telah menyediakan perlengkapan berupa kompor, gas, dan meja. Sementara untuk set peralatan masak, set alat saji makanan seperti mangkok, piring, sendok, dan garpu wajib dibawa sendiri oleh peserta.

Sedangakn tata- tertib peserta lomba, Widi menyampaikan, di antaranya peserta lomba diharapkan datang 15 menit sebelum acara dimulai, waktu memasak yang diberikan adalah dua jam, dan peserta diperbolehkan membawa komplimen makanan dari rumah.

Untuk kriteria penilaian, dewan juri akan menilai dari kategori penampilan, rasa, kebersihan, kreativitas, dan kekompakan tim.

“Dan keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat,” pungkas Widi. (HS-06)

Bicarakan Radikalisme dengan Presiden Sasakawa Peace Foundation Jepang, Ganjar : Bukan Deradikalisasi Tapi Repatriasi

Gelar Apel Sinegritas, TNI-Polri Jateng Siap Kawal Event Internasional dan Pemilu Serentak 2024