in

USAID Iuwash Tangguh dan Pemkab Sukoharjo Gelar Workshop Pengelolaan Air

USAID Iuwash Tangguh dan Pemkab Sukoharjo menggelar sosialisasi dan Workshop Program Kemasyarakatan untuk Perubahan Perilaku Hygiene dan Peningkatan Akses Air Minum dan Sanitasi Aman serta Pengelolaan Sumber Daya Air, di Balai Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. (Foto : sukoharjokab.go.id)

 

HALO SUKOHARJO – Masyarakat Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (9/3 2023), mendapat sosialisasi dan Workshop Program Kemasyarakatan untuk Perubahan Perilaku Hygiene dan Peningkatan Akses Air Minum dan Sanitasi Aman serta Pengelolaan Sumber Daya Air, di Balai Desa setempat.

Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, bekerja sama dengan United States Agency for International Development Indonesia Urban Resilient Water, Sanitation and Hygiene (USAID Iuwash) Tangguh Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Tambakboyo, Samsul Arifin, mengucapkan selamat datang dan menyambut baik program USAID Iuwash.

Samsul Arifin, seperti dirilis sukoharjokab.go.id, mengatakan bahwa untuk kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan pokok, kebutuhan air minum banyak yang membeli, sedang yang menyuplai air bersih dari luar daerah.

Dia berharap dengan adanya Program Iuwash ini, bisa dibangun prasarana air bersih dan sanitasi di Tambakboyo. Tentunya semua ini di perlukan dukungan dari masyarakat.

Edy Triyanto dari Iuwash, mengatakan kegiatan ini untuk membantu masyarakat Indonesia, dalam meningkatkan akses air minum dan sanitasi yang higiene.

Sebagai narasumber dari Puskesmas Tawangsari, Anis Dwi Kurniawati, memberi materi pentingnya Air Minum Aman dan Sanitasi Aman Serta Perilaku higiene, serta cara pengelolaan sampah yang benar.

Peserta yang hadir dari tokok masyarakat Desa Tambakboyo sebanyak kurang lebih 60 orang.

Perlu diketahui, USAID adalah Lembaga Pembangunan Internasional dari Pemerintah Amerika Serikat, untuk membantu negara-negara lain di dunia, termasuk Indonesia, di bidang ekonomi, pembangunan, dan kemanusiaan.

USAID Iuwash Tangguh, menurut laman resminya, adalah proyek lima tahun, untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan Indonesia, dalam meningkatkan akses air minum dan sanitasi aman, serta perilaku higiene (WASH), di daerah perkotaan yang rentan dan memperkuat layanan WASH dan pengelolaan sumber daya air (PSDA), yang berketahanan iklim.

Bermitra dengan Pemerintah Indonesia, USAID Iuwash Tangguh mendukung upaya Indonesia untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), demi memastikan akses air dan sanitasi untuk semua.

Selain itu juga menciptakan kota dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Dalam keterangannya, melalui laman usaid.gov, hanya satu dari sepuluh penduduk termiskin Indonesia yang memiliki akses sanitasi aman dan 62 persen menggunakan air tidak aman.

Pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia, akan terus meningkatkan pelayanan air minum dan sanitasi, dengan membantu setidaknya 1.000.000 orang, untuk mendapatkan akses air minum aman dan 1.000.000 orang untuk akses sanitasi aman.

Akses terhadap sumber air minum yang aman dan layanan sanitasi yang memadai, akan meningkatkan kesehatan keluarga, membuat kota lebih aman dan lebih tangguh iklim di tengah perubahan musim dan cuaca yang semakin ekstrem, seperti hujan lebat atau kekeringan.

Program lima tahun USAID Indonesia Urban Resilient Water, Sanitation, and Hygiene (USAID Iuwash Tangguh) akan membantu Pemerintah Indonesia mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB tahun 2030, untuk 100 persen akses air minum dan sanitasi aman dengan meningkatkan akses terhadap layanan air minum dan sanitasi aman, serta perilaku higiene (WASH) bagi jutaan penduduk Indonesia yang rentan. (HS-08)

Adik-Kakak Nekat Begal Pasangan Sejoli di Semarang

Panen Raya, Klaten Jadi Daerah Penyangga Pangan