HALO SEMARANG – Tim dari Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal berhasil menjuarai Liga Akurat Zulhas Cup 2023 usai menangi adu penalti saat final melawan tim dari Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. Laga puncak ini diselenggarakan di Stadion Wujil, Kabupaten Semarang, Sabtu (4/3/2023).
Skor sama kuat 1-1 antara tim Pegandon dan Tingkir bertahan hingga menit akhir. Tim Pegandon kemudian menang adu penalti dengan skor 4-3.
Hasil ini membuat Tim Kecamatan Pegandon Kendal keluar sebagai juara Liga Akurat Cup 2023 dan berhak mendapatkan uang pembinaan Rp 25 juta dan piala.
Dalam keterangannya, Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas mengapresiasi tim yang berhasil menjuarai Liga Akurat Zulhas Cup 2023. Turnamen yang diikuti oleh 39 kecamatan se-Jateng ini adalah bentuk konkret dukungannya kepada cita-cita kebangkitan dunia olahraga nasional.
“Terkhusus kemajuan sepak bola di Jawa Tengah, dan kepedulian untuk membina bakat-bakat muda sepak bola Indonesia yang berasal dari daerah,” ujarnya.
Menurutnya, kebangkitan dunia olahraga nasional khususnya sepak bola akan berdampak juga kepada kebangkitan ekonomi masyarakat kecil atau usaha mikro kecil dan menengah, setelah pandemi menghantam Indonesia.
“Apalagi di saat Liga 2 dan Liga 3 sedang mati suri, maka kejuaraan antar-kecamatan atau antar-kampung semacam Liga Akurat Zulhas Cup harus mengisi kekosongan itu. Hal inilah yang mendorong saya bersama Akurat.co menyelenggarakan kompetisi ini. Demi kebangkitan sepak bola tanah air, membangkitkan ekonomi rakyat kecil dan menghibur masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Akurat Sentra Media (Akurat.co), Meita Irianty menjelaskan, turnamen antar-kecamatan di Jawa Tengah ini membuktikan bahwa sepak bola Indonesia ternyata bisa membuat semua orang bergembira.
Lebih lanjut, wanita yang akrab disapa Tata ini menyebut, Liga Akurat Zulhas Cup 2023 juga bisa dianggap sebagai bentuk kepedulian Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan terhadap sepak bola nasional.
Di sisi lain, ia menjelaksan Liga 2 dan Liga 3 Indonesia saat ini memang dihentikan. Kompetisi kasta kedua dan ketiga di Indonesia itu tak berlanjut usai PSSI mengambil keputusan karena keterbatasan dana usai muncul tragedi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu.
Akibatnya, para pemain Liga 2 dan Liga 3 Indonesia saat ini menganggur. Liga Akurat Zulhas Cup 2023 yang hadir dalam sepuluh hari terakhir pun diikuti oleh banyak para pemain Liga.
Mulai dari Johan Yoga Utama (PSIM Yogyakarta), Fafa Muhammad Zuhud (Sriwijaya FC), Daniel Nurcahya (PSISa Salatiga), Ajik Mashudi (PSKC Cimahi ), Aryandy Widiansyah (PSGC Ciamis), hingga Dwiki Arya (Persela Lamongan).(HS)